Manfaat Bank Sampah Dirasakan Warga Balikpapan

Sampah ternyata justru membawa berkah bagi sebagian rumah tangga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, karena memberi nilai ekonomis. Ini terbukti dari suksesnya Program Bank Sampah yang digagas Pemerintah Kota Balikpapan beberapa tahun terakhir.

NUSANTARA

Jumat, 30 Mei 2014 10:47 WIB

Author

Teddy Rumengan

Manfaat Bank Sampah Dirasakan Warga Balikpapan

Bank Sampah, Balikpapan

KBR, Balikpapan - Sampah ternyata justru membawa berkah bagi sebagian rumah tangga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, karena memberi nilai ekonomis. Ini terbukti dari suksesnya Program Bank Sampah yang digagas Pemerintah Kota Balikpapan beberapa tahun terakhir.

Dari sampah, rumah tangga di Kota Balikpapan mendapatkan penghasilan tambahan. Tidak tanggung-tanggung penghasilan tambahan yang diperoleh itu  mencapai jutaan setiap bulannya. Seperti yang diperoleh rumah tangga di RT II Kelurahan Telagasari Kecamatan Balikpapan Kota.

Ketua RT II Kelurahan Telagasari, Kecamatan Balikpapan Kota, Bambang Supriyono mengatakan, dari sampah rumah tangga yang dikumpulkan masyarakat dan dijual ke bank sampah, per bulanya mencapai Rp 4 juta atau sekitar 300 kilogram sampah rumah tangga.

Menurut Bambang, sampah rumah tangga yang dijual ke bank sampah yakni sampah organik diantaranya plastik, botol, kardus, koran berkas dan lainnya. Setiap bulan dua kali warga di lingkungan RT 11 Telagasari itu mengumpulkan sampahh rumah tangga dan dibawa ke bank sampah.

Kata Bambang, sampah rumah tangga yang dihasilkan warganya itu kemudian dibawal ke pengepul, karena hingga hingga kini Pemerintah Kota Balikpapan belum memiliki rumah pencacah sampah. Warga cukup antusias setiap kali membawa sampah rumah tangganya untuk dijual di bank sampah.

"Penimbangan sampah di bank sampah Andromeda memang sebulan dua kali, setiap dua minggu sekali. Alhamdulilah animo masyarakat untuk menabung sampahnya luar biasa sekali, karena saya melihat omsetnya itu satu kali nimbang Rp 2 juta, berarti kalau sebulan bisa empat juta, karena dua kali dalam sebulan. Kemudian sampahnya juga seperti biasa bervariasi antara plastik, kertas dan lain-lain," kata Bambang Supriyono ketika dijumpai Portalkbr, Kamis (29/5).

Bambang Suproyono menambahkan, antusias warga yang cukup tinggi ini karena hasil penjualan sampah sangat membantu ekonomi mereka.

Dia mengungkapkan, untuk botol bersih dan plastik per kg Rp2.900, botol kotor Rp1.800 per kg, koran bekas Rp800 per kg, kardus Rp700 per kg dan kertas HVS bekas Rp900 per kg. Kata Bambang, harga sampah terkadang berubah, karena mengikuti nilai dolar.

Editor: Anto Sidharta

Baca juga:

Menabung di Bank Sampah untuk Masa Depan 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8