Komnas Anak: Ada 2 Korban Baru di JIS

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendapati dua korban baru kekerasan seksual di Jakarta Internasional School (JIS).

NUSANTARA

Jumat, 02 Mei 2014 19:39 WIB

Author

Ade Irmansyah

Komnas Anak: Ada 2 Korban Baru di JIS

Komnas Anak, Korban Baru, JIS

KBR68H, Jakarta – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendapati dua korban baru kekerasan seksual di Jakarta Internasional School (JIS). (Baca: FSGI: JIS Gagal Lindungi Anak)

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, kedua korban yang baru terungkap adalah seorang anak laki-laki dan perempuan di sekolah dasar dan taman kanak-kanak sekolah internasional itu. Saat ini, KPAI tengah mengumpulkan bukti baru untuk memperkuat pembelaan kepada kedua korban baru tersebut.

“Mendengar ada dua orang lagi yang belum melapor dan saya kira itu juga dirugikan. Kita sedang mengorganisir namanya, untuk memberi jaminan kepada keluarga itu supaya tidak takut, karena mereka masih takut,” ujar Arist Merdeka kepada wartawan di kantor Polda Metro Jaya, Jumat (2/5).

Sebab, menurut Arist, pihak-pihak yang membiarkan kekerasan itu terjadi bisa dipidana.

“Tim reaksi cepat akan memberikan bantuan, jadi tenang saja. Karena di pasal 78, setiap orang termasuk keluarga korban yang membiarkan terjadinya kekerasan atau terjadinya pelanggaran hak anak dan anak itu ternyata anak itu membutuhkan pertolongan itu bisa dipidana 5 tahun,” ujarnya

Kekerasan seksual dialami oleh beberapa anak yang bersekolah di Jakarta Internasional School (JIS). Diduga pelaku merupakan petugas kebersihan di sekolah tersebut. Sementara itu, ada kemungkinan korban terus bertambah. Pasalnya praktik kekerasan seksual di sekolah tersebut sudah berlangsung sejak lama. Hingga saat ini kepolisian sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Stephanie: Mengubah Stigma Menjadi Empati