Jumlah Kelulusan UN SMA Turun, Pemerintah NTB Kecewa

KBR, Mataram- Jumlah kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA dan sederajat di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk tahun ini menurun.

NUSANTARA

Selasa, 20 Mei 2014 20:03 WIB

Author

Zainudin Syafari

Jumlah Kelulusan UN SMA Turun, Pemerintah NTB Kecewa

kelulusan, NTB, un

KBR, Mataram - Jumlah kelulusan Ujian Nasional  (UN) tingkat SMA dan sederajat di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk tahun ini menurun.
Presentase kelulusan UN di NTB menurun dari 99,84 persen tahun 2013 lalu menjadi 99,17 persen tahun ini.

Asisten III bidang Administrasi Umum Provinsi NTB Lalu Syafii mengatakan bahwa hasil UN tahun ini akan dijadikan  bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

“ Ini akan menjadi bahan evaluasi kita. Berapa provinsi yang tahun lalu masuk 10 besar, tahun ini juga mengalami pergeseran. Saya kira fakta ini tidak bisa kita pungkiri, tetapi kita harus jadikan kajian agar  kita bisa membuat perencanaan yang lebih bagus. Kekurangan kita pada tahun ini apa sehingga kita turun sehingga tahun depan kita berikhtiar bukan hanya pemerintah, wali murid, tetapi semua kita akan meningkatkan jumlah kelulusa” kata Lalu Syafii kepada KBR, Selasa (20/5).

Lalu Syafii mengatakan bahwa evaluasi UN akan dilakukan berdasarkan ukuran standar nasional UN. Dari 65.075 siswa yang mengikuti UN tingkat SMA sederajat, sebanyak 504 diantaranya dinyatakan tidak lulus.

Dari seluruh daerah di NTB, sekolah-sekolah di kabupaten Dompu merupakan sekolah yang paling banyak ditemukan siswa yang tidak lulus, yaitu sebanyak 235 siswa.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 15

Menguasai Manajemen Amarah

Kabar Baru Jam 7

Wacana Jokowi Presiden 3 Periode