Belum Semua Perusahaan Bondowoso Bayar UMK

Perusahaan yang bandel akan dikenakan penalti.

NUSANTARA

Kamis, 01 Mei 2014 07:40 WIB

Author

Friska Kalia

Belum Semua Perusahaan Bondowoso Bayar UMK

UMK, Bondowoso, May Day, hari buruh

KBR68H, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mengaku belum semua perusahaan yang ada di daerahnya membayar pekerja sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Dari total 453 perusahaan skala besar dan kecil, baru 30% yang mematuhi aturan ini.


Bupati Bondowoso, Amin Said Husni mengatakan, saat ini UMK di Bondowoso adalah Rp 1.105.000,-  per bulan. Menurut dia, perusahaan yang belum membayar upah sesuai dengan UMK bisa dikenakan penalti oleh Dinas Tenaga Kerja. 


“Salah satu tugas Disnakertrans adalah melakukan pengawasan, pembinaan dan juga bisa mengenakan penalti, tetapi kita lebih menggunakan pembinaan agar perusahaan bisa memberikan hak-hak buruh secara maksimal,” kata Amin di Pendopo Kabupaten hari Rabu (30/4). 


Amin mengatakan, hak buruh tak hanya mendapatkan upah sesuai UMK tapi juga menyertakan buruh dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dipegang oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. 


Data dari Dinas Tenaga Kerja Bondowoso menyebutkan masih banyak perusahaan yang belum membayarkan UMK. Sementara hal serupa juga terjadi untuk pada program jaminan sosial tenaga kerja. Dari total 453 perusahaan baik skala besar dan kecil di Bondowoso, baru sekitar 30% saja yang mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan.


Editor: Citra Dyah Prastuti 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Korea Utara Melarang Kedatangan Turis Mancanegara Demi Melindungi Penduduknya Dari Virus Corona