BBM Bersubsidi Ditimbun di Pulau Sebatik

Kepolisian Resort Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan 72 drum BBM ilegal hasil penimbunan pengusaha di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan

NUSANTARA

Kamis, 22 Mei 2014 14:51 WIB

Author

Adhima Soekotjo

BBM Bersubsidi Ditimbun di Pulau Sebatik

BBM Bersubsidi, Pulau Sebatik

KBR, Nunukan – Kepolisian Resort Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan 72 drum BBM ilegal hasil penimbunan pengusaha di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. (Baca: Polisi Sita 45 Ton Solar yang Ditimbun di Semarang)

Kasubag Humas Kepolisian Resort Nunukan Aipda  M Karyadi mengatakan, pengusaha nakal penimbun BBM bersubsidi tidak mampu menunjukkan surat izin penyimpanan BBM bersubsidi. Akibat ulah pengusaha nakal tersebut warga Sebatik kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi.

“Mereka tidak bisa menunjukkan izin terhadap pengangkutan maupun penyimpanan BBM tersebut. Jadi yang jelas tindak pidana yang dilanggar adalah menyalahgunakan pengangkutan niaga bahan bakar yang bersubsidi pemerintah.“ ujar M Karyadi kepada KBR di ruang kerjanya, Kamis (22/5).

Karyadi menambahkan, saat ini Kepolisian Resort Nunukan masih memeriksa 3 pengusaha nakal penimbun bbm bersubsidi. Pihaknya akan menjerat pelaku penimbun BBM bersubsidi dengan pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Pasal itu menyebutkan, setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17