80 Persen DPRD Terpilih di Banyuwangi Caleg Baru

KBR, Banyuwangi- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sama- sama menempatkan 10 anggotanya di kursi DPRD Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

NUSANTARA

Selasa, 13 Mei 2014 12:24 WIB

Author

Hermawan

80 Persen DPRD Terpilih di Banyuwangi Caleg Baru

dprd, caleg, banyuwangi

KBR, Banyuwangi- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  sama- sama menempatkan 10 anggotanya di kursi DPRD Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

2 partai ini sekaligus menjadi peraih kursi terbanyak di Banyuwangi. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuwangi Syamsul Arifin mengatakan, dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu, terjadi kenaikan jumlah bilangan pembagi pemilih (BPP) yang cukup signifikan dibandingkan dengan pemilu 2009.

Sehingga Harga 1 kursi naik, kenaikan rata-rata mencapai 2 ribu suara lebih di setiap daerah pemilihan. Syamsul mencontohkan daerah pemilihan (dapil) I yang pada Pemilu 2009 bilangan pembagi pemiih berjumlah 13 ribu, pada Pemilu 2014 menjadi 16 ribu.

 “ Presentasinya sekitar 20 sampai 21 orang adalah incumbent yang menang, selebihya wajah- wajah baru,”kata Syamsul Arifin, Selasa (13/5) hari ini. Jadi menurutnya sekitar 80 orang anggota DPRD Banyuwangi merupakan Caleg baru.

Setelah PDIP dan PKB, peraih kursi terbanyak di Banyuwangi ketiga adalah Golkar dengan 7 kursi. Kemudian disusul Gerindra dan Demokrat yang sama-sama meraih 5 kursi, PPP dan Hanura 4 kursi, PKS dan Nasdem 2 kursi sedangkan PAN mendapat 1 kursi.


Editor: Luviana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Inggris Perpendek Masa Karantina Turis Asing

Menggunakan Sains Data untuk Atasi Kemacetan di Jakarta

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Beda Nasib Serapan Insentif Usaha di Progam Pemulihan Ekonomi Nasional