Yenny Wahid Larang Eksploitasi Foto Gus Dur

Putri bekas Presiden RI Abdurrohman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid kembali melarang penggunaan foto Gur Dur untuk propaganda PKB.

NUSANTARA

Rabu, 22 Mei 2013 17:30 WIB

Author

Ahmad Rodli

Yenny Wahid Larang Eksploitasi Foto Gus Dur

yenny wahid, gus dur, PKB

Putri bekas Presiden RI Abdurrohman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid kembali melarang penggunaan foto Gur Dur untuk propaganda PKB.

"Selama belum ada konggres PKB yang mengembalikan martabat Gur Dur, saya melarang foto Gus Dur untuk dieksploitasi guna propaganda PKB" katanya

Yenny menambahkan pemajangan foto Gus Dur untuk kepentingan PKB merupakan bentuk kemunafikan, dan bentuk penghinaan terhadap Gus Dur. Pelengseran Gus Dur dari PKB adalah bentuk penzaliman, kalau foto Gus Dur tetap dipajang sedangkan orangnya dilengserkan, ini merupakan bentuk pembohongan publik.

Menanggapi pernyataan wartawan bahwa Gus Dur milik semua orang, sehingga bisa saja fotonya dipasang sebagai guru bangsa, Yenny menjawab dengan sebuah ilustrasi.

"Misalkan anda punya rumah, kemudian ada orang menyerobot sertifikat rumah tersebut kemudian mengganti nama di sertifikat itu menjadi nama orang lain, kemudian foto anda dipasang di rumah tersebut dan mengatakan pada semua orang bahwa itu rumah masih rumah anda, bagaimana perasaan anda ?" inilah bentuk pembohongan publik itu,” katanya.

Terkait Pilkada Kudus Yenny juga menyerukan untuk mendukung pasangan nomor satu yaitu pasangan Tamzil-Asrofi bukan pasangan nomor dua seperti yang direkomendasikan PKB. Menurutnya Asrofi merupakan kadernya Gus Dur yang setia mendampingi Gus Dur hingga ahir.

Konflik PKB yang dipimpin Muhaimin dan Gus Dur dimulai saat Gus Dur yang menjabat ketua dewan syuro memecat ketua dewan Tanfidz yang dijabat Muhaimin Iskandar.

konflik semakin meruncing saat kedua kubu menggelar Musyawarah Luar Biasa (MLB) pada tahun 2008. Kubu Gus Dur menggelar MLB di Parung sedangkan kubu muhaimin di Ancol. Kubu PKB Parung mengangkat ketua dewan tanfidz yang baru sedangkan kubu Ancol mengangkat ketua dewan syuro yang baru. Konflik ini kemudian berlanjut terus hingga sekarang.


Editor: Antonius Eko

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

KPK Serukan Penerapan Sertifikasi Sistem Manajemen Antisuap