Wabup Mimika Janji Beri Kepastian Pegawai Honorer

Wakil Bupati Mimika Abdul Muis berjanji akan memperjuangkan nasip ratusan tenaga honor yang mengabdi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua.

NUSANTARA

Selasa, 14 Mei 2013 15:26 WIB

Author

Spedy Paereng

Wabup Mimika Janji Beri Kepastian Pegawai Honorer

cpns, mimika, honorer

KBR68H, Timika – Wakil Bupati Mimika Abdul Muis berjanji akan memperjuangkan nasip ratusan tenaga honor yang mengabdi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua. Pasalnya, hingga kini status mereka untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil belum ada kejelasan.

“Sebagai pejabat daerah, sudah seharusnya apa yang menjadi keprihatian ratusan tanaga honorer ini diperhatikan oleh Pemerintah Daerah, karena mereka ini telah mengabdikan dirinya untuk bekerja lebih dari 5 tahun di pemerintahan,” ujar Muis.

Kata Muis, sejauh ini Pemerintah Daerah telah berupaya agar status mereka bisa menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil seperti yang mereka harapkan selama ini.

“Saya juga berasal dari PNS jadi, saya pasti akan memperjuangkan nasib mereka. Dalam waktu dekat saya akan ke Jakarta untuk menenyakan masalah ini kepada Badan Kepegawaian Nasional dan juga Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi,’ jelas Muis 

Sebelumnya, Koordinator Forum Honorer Kategori Satu (K1) Kabupaten Mimika, Demianus Daskunda meminta, Pemerintah Daerah memperhatikan nasib mereka karena pasca pemberkasan data tenaga honorer tahun lalu, hingga kini belum ada kejelasan apakah mereka akan diangkat menjadi CPNS atau tidak.

Ada dua poin yang diminta ratusan tenaga honorer kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, yakni Bupati segera mendorong proses pengangkatan Tenaga Honorer K1 di Kabupaten Mimika dan meminta Bupati tidak membuka formasi untuk tes Tenaga Honorer Kategori 2 (K2) sebelum ada kejelasan terkait dengan honorer K1. 

Editor: Suryawijayanti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Persiapan Pemerintah Jawa Barat Hadapi New Normal

Kabar Berita Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13