TNI di Rembang Dapat Sosialisasi Tertib Lalu Lintas

Beberapa kali masih dijumpai adanyaanggota TNI dari Kodim Rembang, melanggar aturan lalu lintas. Bahkan ada pula yang agak marah, ketika dihentikan polisi lalu lintas, terutama saat ramai penyeberang jalan.

NUSANTARA

Jumat, 03 Mei 2013 14:03 WIB

Author

Radio R2B Rembang

TNI di Rembang Dapat Sosialisasi Tertib Lalu Lintas

tni, pelanggaran lalu lintas

KBR68H, Rembang- Beberapa kali masih dijumpai adanyaanggota TNI dari Kodim Rembang, melanggar aturan lalu lintas. Bahkan ada pula yang agak marah, ketika dihentikan polisi lalu lintas, terutama saat ramai penyeberang jalan.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Kepala Polres Rembang, Priyono, saat kegiatan sosialisasi pelopor berlalu lintas yang baik, di gedung Balai Manunggal, kompleks Makodim Rembang. Menurutnya tindakan seperti itu rawan memicu gesekan antara anggota TNI dan Polri. Kasus pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan setelah diserbu puluhan tentara, mustinya bisa menjadi bahan renungan, agar kedepan jangan sampai terulang lagi.

Ia berharap antara anggota TNI dan Polri mau menyadari tugas, pokok dan fungsi masing masing. Bahkan sekarang ada perintah dari pimpinan Pangdam IV Diponegoro, untuk saling menyapa atau membunyikan klakson sepeda motor, semisal berpapasan di jalan. Tujuannya supaya dua institusi aparat tidak mudah bentrok, apalagi hanya karena masalah sepele.

Kasdim 0720 Rembang, Nur Sutiyasno mengajak kepada seluruh anggotanya untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara di jalan raya. Jangan malah bangga, ketika melakukan pelanggaran. Sebagai aparat, kurang tepat kalau harus selalu diingatkan, karena pada dasarnya memakai helm, membawa surat kendaraan dan menggunakan piranti kendaraan yang standar, semua itu demi kebaikan diri sendiri.

Diakhir sosialisasi, Kasat Lantas Polres Rembang, Sugino menyampaikan materi keselamatan berkendara. Suasana menjadi lebih meriah dengan penampilan grup polisi wanita Polres Rembang bergoyang di depan anggota TNI. Tak sekedar menari dan bergoyang biasa, tetapi gerakannya berisi tentang pesan pesan lalu lintas, sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan. Meski bukan goyangan ala penyanyi dangdut, namun berulang kali anggota TNI menyambutnya dengan tepuk tangan.

Sumber: Radio R2B Rembang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Eps.6: Kuliah di Perancis, Cerita dari Dhafi Iskandar

Insiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak

Inisiatif Masyarkat untuk Wujudkan Hunian yang Layak

Inisiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak

Inisiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak