Kunjungan Turis Malaysia ke Sumut Turun 10 Persen

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara (BPS Sumut) penurunan kunjungan wisatawan Malaysia hampir 10 persen pada triwulan pertama pada tahun 2013 atau mencapai 32.919 orang.

NUSANTARA

Selasa, 07 Mei 2013 16:29 WIB

Author

Radio Star News

Kunjungan Turis Malaysia ke Sumut Turun 10 Persen

turis, malaysia, sumatera utara

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara (BPS Sumut) penurunan kunjungan wisatawan Malaysia hampir 10 persen pada triwulan pertama pada tahun 2013 atau mencapai 32.919 orang.

Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut menilai hal tersebut perlu diantisipasi, sebab Pada triwulan pertama 2013, kontribusi turis malaysia mencapai 56,60 persen dari total kedatngan wistawan Sumut yang mencapai 58.150 orang.

"Kunjungan Wisman asal negeri juran Malaysia selama ini mendominasi total kunjungan Wisman di Sumut. Jadi kalau kedatangan mereka menurun,  dikhawatirkan berdampak pada penurunan total kedatangan Wisman ke Sumut, perlunya ada antisipasi untuk hal ini," kata ketua Asita Sumut, Solahudin Nasution.

Sementara itu, Berdasarkan data BPS Sumut, pada triwulan pertama kunjungan Wisman Sumut hanya naik 0,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Solahudin menilai berbagai upaya perlu dilakukan untuk menggenjot kunjungan Wisman ke Sumut, karena selain Malaysia, kunjungan dari Belanda juga turun. Padahal dua negara tersbut dan Singapura biasanya mendominasi kunjungan Wisman di Sumut.

"Selain perlu peningkatan, juga perlu dilakukan pembenahan terhadap objek wisata, infrastruktur dari dan menuju daerah wisata hingga membangun objek wisata buatan seperti yang banyak dilakukan di daerah lain," ucapnya.

Kepala BPS Sumut Suharno Mengakui, kunjungan Wistawan Malaysia, Belanda dan Taiwan mengalami penurunan pada triwulan pertama 2013. Wisatawan Belanda turun 9,60 persen menjadi 1.055 orang dan Taiwan turun 31,82 persen menjadi 527 orang.

Sumber: Star News 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka