Kejati Sumut: Ada Dugaan Mark Up dalam Pengadaan Lahan Rusunawa di Sibolga

KBR68H, Medan - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara saat ini tengah menangani kasus dugaan korupsi di Kota Sibolga terkait pengadaan lahan rumah susun sewa (Rusunawa) senilai Rp5 miliar.

NUSANTARA

Rabu, 22 Mei 2013 13:19 WIB

Author

Radio Star News

Kejati Sumut: Ada Dugaan Mark Up dalam Pengadaan Lahan Rusunawa di Sibolga

mark up, rusunawa, sibolga, kejaksaan tinggi

KBR68H, Medan - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara saat ini tengah menangani kasus dugaan korupsi di Kota Sibolga terkait pengadaan lahan rumah susun sewa (Rusunawa) senilai Rp5 miliar.

Menurut  Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut Yuspar, mengatakan dalam penanganan kasus itu, tim penyidik sudah meningkatkan status penanganannya dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Katanya, dalam pengadaan lahan itu, Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Sibolga bekerja sama dengan pihak swasta melakukan mark up.
“Dugaan awal, pembelian lahan itu tidak sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang berakibat pada kerugian negara,” jelas Yuspar yang didampingi Kasipenkum Kejatisu Candra Purnama, Selasa (21/5).

Dia menyatakan saat ini belum ada ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk menindaklanjuti kasus kita  sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, baik dari pihak Pemko Sibolga maupun dari pihak swasta,"sebutnya seraya belum menyebutkan siapa nama saksi-saksi yang akan dipanggil.

Sumber: Radio Star News

Editor : Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Virus Corona Bunuh 80 Orang, Indonesia Belum Keluarkan Travel Ban