Kejar Target, Yogyakarta Layani Rekam E-KTP Pada Akhir Pekan

Sejumlah kecamatan di Kota Jogja berencana melayani perekaman data kependudukan dalam program percepatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pada akhir pekan sehingga pencapaian perekaman bisa ditingkatkan.

NUSANTARA

Kamis, 09 Mei 2013 15:26 WIB

Author

Star Jogja FM

Kejar Target,  Yogyakarta Layani Rekam E-KTP Pada Akhir Pekan

e-ktp, DIY

KBR68H, Yogyakarta- Sejumlah kecamatan di Kota Jogja berencana melayani perekaman data kependudukan dalam program percepatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pada akhir pekan sehingga pencapaian perekaman bisa ditingkatkan.

“Kami menerima laporan, akan ada beberapa kecamatan yang melakukan perekaman pada akhir pekan ini seperti Wirobrajan, Gondokusuman dan juga Umbulharjo,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta, Deddy Feriza di Jogja, Kamis (9/5).

Berdasarkan data pencapaian perekaman e-KTP di ketiga kecamatan tersebut hingga akhir April, jumlah warga yang belum melakukan perekaman e-KTP cukup banyak bila dibanding dengan 11 kecamatan lain di Kota Jogja.

Di Wirobrajan, dari 21.061 warga yang wajib memiliki KTP masih ada sebanyak 2.820 warga yang belum melakukan perekaman, di Kecamatan Gondokusuman terdapat 7.820 warga yang belum melakukan perekaman dari 35.580 warga yang wajib memiliki e-KTP, sedang di Umbulharjo dari 50.832 warga wajib KTP masih ada 8.406 warga yang belum melakukan perekaman. Di Kota Yogyakarta, masih ada sekitar 50.000 warga yang belum melakukan perekaman e-KTP hingga akhir April.

“Jika pelayanan dilaksanakan akhir pekan, maka diharapkan akan bisa menjaring warga yang sehari-hari bekerja di luar kota karena pada akhir pekan mereka pulang ke Yogyakarta,” kata Deddy

Sumber: Star Jogja FM

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Polusi Udara Ibu Kota

What's Up Indonesia

Kabar Baru Jam 8