Indonesia Harus Batalkan Kontrak Perdagangan Bebas

Forum Fair Trade Indonesia atau Forum perdagangan yang adil mendesak pemerintah membatalkan semua kontrak kerjasama perdagangan bebas. Sekjen Forum Fair Trade Indonesia, Agung Alit beralasan perdagangan bebas hanya menguntungkan investor asing dan pengusa

NUSANTARA

Sabtu, 11 Mei 2013 20:34 WIB

Author

Muliartha

Indonesia Harus Batalkan Kontrak Perdagangan Bebas

indonesia, kontrak perdagangan, bebas

KBR68H, Denpasar - Forum Fair Trade Indonesia atau Forum perdagangan yang adil mendesak pemerintah membatalkan semua kontrak kerjasama perdagangan bebas. Sekjen Forum Fair Trade Indonesia, Agung Alit beralasan perdagangan bebas hanya menguntungkan investor asing dan pengusaha besar.

Menurutnya juga konsep perdagangan bebas itu tidak adil. Seharusnya pemerintah menjalankan perdagangan yang berkeadilan. Perdagangan itu harus mempunyai 10 prinsip pokok. Di antaranya bertujuan memerangi kemiskinan, mensejahterakan, serta lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman.

”Gawatnya mereka sering masuk menyusuf lewat kebijakan perdagangan yang sarat dengan kepentingan para actor free trade ini, sehingga dampaknya bagi kita di tanah air ini yang kaya dengan potensi menjadi semakin terpuruk, makanya fair trade ini penting, perjuangan fair trande adalah menyingkapi kebijakan perdagangan bebas yang sangat tidak fair” ujar Agung Alit

Sekjen Forum Fair Trade Indonesia Agung Alit menambahkan jika pemerintah berkomitmen dalam pengimplementasian perdagangan yang berkeadilan, maka usaha kecil akan terus berkembang. Langkah tersebut juga akan menjadi bagian dari pengentasan kemiskinan. (muliarta)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kiat Menjalani Isolasi Mandiri bagi Remaja Terinfeksi COVID-19

Bantu Sesama di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 8

Demi Oksigen Somasi Dilayangkan