Bantuan Pengungsi Syiah Berhenti, Pemprov Jatim Tak Mau Disalahkan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menolak dipersalahkan atas terhentinya bantuan untuk pengungsi Syiah di GOR Sampang.

NUSANTARA

Selasa, 07 Mei 2013 07:55 WIB

Author

Sasmito

Bantuan Pengungsi Syiah Berhenti, Pemprov Jatim Tak Mau Disalahkan

Pengungsi Syiah

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menolak dipersalahkan atas terhentinya bantuan untuk pengungsi Syiah di GOR Sampang.

Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Jawa Timur, Edi Purwinarto mengatakan, bantuan itu terhenti karena Pemkab Sampang terlambat memberikan proposal pengajuan dana. Selain itu, Edi juga membantah pihaknya tidak memberikan bantuan sama sekali. Menurutnya bantuan makanan mentah seperti beras dan indomie sudah diberikan.

“Jadi begini ceritanya, Pemkab Sampang itu menganggarkan melalui APBD 2013 ini untuk bulan Februari, Maret dan April. Setelah itu dia harapkan propinsi itu nanti melanjutkan. Prinsip dasarnya Pemprov siap. Hanya saja pengajuan dia terlambat.”ujar Edi saat dihubungi KBR68H.

Sebelumnya, Pengungsi Syiah di GOR Sampang mengaku terpaksa menjual perhiasannya untuk bertahan hidup. Ini menyusul berhentinya bantuan makanan dan miniman selama seminggu terakhir dari Pemerintah Kabupaten Sampang. Salah satu pengungsi, Ummi Kulsum mengatakan, meski sudah menjual perhiasan, tapi harga jualnya tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan makan dan minuman mereka.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Modus Baru, JAD Gunakan Racun untuk Aksi Teror