Bandar Narkoba yang Melawan Polisi Tewas Ditembak

KBR68H, Pancur Batu - Seorang bandar narkoba berinisial BS, warga Sibolangit terpaksa ditembak hingga tewas karena melawan saat Unit Reskrim Polsek Pancur Batu menggrebek salah satu rumah di Jalan Medan-Brastagi tepatnya di belakang rumah makan ardini, Ju

NUSANTARA

Jumat, 24 Mei 2013 11:13 WIB

Author

Radio Star News

Bandar Narkoba yang Melawan Polisi Tewas Ditembak

bandar narkoba, tewas ditembak, melawan polisi, medan

KBR68H, Pancur Batu - Seorang bandar narkoba berinisial BS, warga Sibolangit terpaksa ditembak hingga tewas karena melawan saat Unit Reskrim Polsek Pancur Batu menggrebek salah satu rumah di Jalan Medan-Brastagi tepatnya di belakang rumah makan ardini, Jumat (24/5) sekira pukul 03.20 WIB.
 
Sebelum melakukan penembakan yang dilakukan oleh Tupak Sihombing, anggota polisi itu sebelumnya telah memberikan tembakan peringatan ke arah atas sebanyak dua kali. Namun pelaku tetap melarikan diri. Bahkan, saat ditangkap pelaku dan Tupak sempat bergumul.

"Sudah diberikan tembakan dua kali ke arah atas tapi pelaku terus melarikan diri. Setelah dikejar dan dapat ditangkap, anggota dan pelaku sempat berkelahi," kata Juru bicara Polda Sumatera Utara Heru Prakoso, Jumat (24/5) sekira pukul 08.00 Wib

BS memukul kepala Tupak dengan batu dan menikam tangan Sihombing sehingga robek tujuh jaitan. Disitulah Sihombing terpaksa menembak pelipis kiri BS hingga tembus.

"Saat bergumul, kepala Sihombing dipukul dengan batu dan tanggannya ditikam pisau. Disitulah anggota menembak pelipis kiri pelaku hingga tewas," jelas dia.

Setelah bandar narkoba itu tewas ditempat, polisi menggeledah tas warna putih yang dibawa pelaku saat kabur dan ternyata berisi daun ganja 8 bungkus yang seberat 5 kilogram.

"Setelah BS tewas, anggota menggeledah tas yang dibawanya dan ternyata isinya ganja seberat 5 kilogram," ungkap Heru.

Sementara itu, saat Unit Reskrim Polsek Pancur Batu yang melakukan penggerebekan di rumah itu, polisi juga mengamankan tiga pelaku yang berinisial AS, KP dan KT. Selanjutnya ketiga pelaku dan barang bukti diboyong ke Polsek sementara BS dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sedangkan Briptu Tupak Sihombing di terpaksa dilarikan ke RSU Adam Malik untuk menjalani perawatan.

"Anggota kita terpaksa dirawat di rumah sakit Adam Malik, kalau BS dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kalau tiga pelaku lainnya dan barang bukti berupa ganja 5 kilogram, batu dan pisau telah di Mako," ungkapnya.

Lokasi rumah ini, sambung Heru, telah lama menjadi sasaran polisi. Pasalnya rumah ini merupakan tempat lokasi judi, tempat penyimpanan hasil curian dan bandar narkoba.

Sumber: Radio Star News

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat