Bagikan:

Tak Penuhi Syarat Vaksin? Otoritas Pelabuhan Akan Tolak Layani Pembelian Tiket Mudik

Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan sudah berkoordinasi dengan empat operator kapal laut diantaranya PT. Pelni, PT. Darma Lautan Utama (DLU), maupun PT. Jembatan Nusantara.

NUSANTARA

Senin, 18 Apr 2022 12:57 WIB

mudik

Warga mudik lebih awal dengan kapal ferry di pelabuhan Telaga Punggur Batam, Kepulauan Riau, Minggu (17/4/2022). (Foto: ANTARA/Teguh Prihatna)

KBR, Balikpapan - Warga yang akan membeli tiket di Pelabuhan Semayang Balikpapan wajib memenuhi syarat perjalanan yang ditetapkan Pemerintah

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan M Takwim Masuku mengatakan jika tidak memenuhi syarat perjalanan maka tidak akan dilayani dalam pembelian tiket.

Takwim mengatakan sudah berkoordinasi dengan empat operator kapal laut diantaranya PT. Pelni, PT. Darma Lautan Utama (DLU), maupun PT. Jembatan Nusantara.

Namun, bagi yang belum vaksin booster atau vaksin dosis dua dan dosis satu akan diarahkan untuk vaksinasi di TNI Angkatan Laut maupun Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Sementara, bagi yang yang membutuhkan tes antigen maupun tes PCR khususnya bagi pendatang dari luar Kota Balikpapan akan langsung diarahkan tempat pemeriksaan.

Baca juga:

"Pastikan vaksin booster, yang belum booster berarti vaksin dua kali harus PCR sama antigen, yang vaksin satu kali wajib PCR. Itu akan dikontrol pengawasan di pelabuhan pada saat penumpang berangkat dan itu diawasi sejak penjualan tiket. Jadi pembelian tiket sudah harus memenuhi syarat perjalanan semua, baru (operator) bisa jual itu tiket. Itu sudah kami sampaikan ke empat operator,” ujarnya, Senin (18/4/2022).

Dia menambahkan, bakal ada 20-25 personil gabungan setiap harinya yang bertugas memeriksa syarat perjalanan. Bahkan personel pemeriksa bisa ditambah hingga 70 orang jika ada kapal yang sandar.

Ketentuan yang sama juga berlaku bagi pendatang yang menggunakan kapal laut. Jika belum vaksin booster akan diarahkan untuk langsung vaksin.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Edu Talk IV YPA-MDR: Go Digital Melalui Media Ajar Interaktif