Bagikan:

Pimpinan Kelompok Bersenjata yang Tewas Terlibat Penembakan Kepala BIN Papua

Sementara rekannya, Kais Tabuni kini ditangkap di Polres Nabire untuk pemeriksaan.

NUSANTARA

Jumat, 01 Apr 2022 13:26 WIB

Pimpinan Kelompok Bersenjata Papua yang Tewas Terlibat Penembakan Kabinda

Ilustrasi penembakan di Papua.

KBR, Jayapura- Salah satu pimpinan kelompok bersenjata di Papua, yakni Toni Tabuni, tewas ditembak personel Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz.

Juru bicara Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal mengatakan Toni Tabuni tewas ditembak di Kelurahan Siriwini, Kabupaten Nabire, Jumat, 29 Maret 2022. Kata dia, saat itu Satgas Damai Cartenz akan menangkap Toni Tabuni bersama seorang anggota kelompok bersenjata, Kais Tabuni.

Akan tetapi Toni Tabuni melakukan perlawanan, sehingga ia ditembak. Sementara rekannya, Kais Tabuni kini ditangkap di Polres Nabire untuk pemeriksaan.

"Di mana Toni Tabuni ini terlibat ada sembilan kasus kekerasan yang dia yang dia lakukan, yang pertama perampasan senjata api di Pos 99 tanggal 15 Mei 2022, terus kemudian terlibat pembunuhan kabinda (Papua) tanggal 25 April 2021," kata Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (1/4/2022).

Baca juga:

Juru bicara Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal menyebut Toni Tabuni terlibat serangkaian aksi kekerasan di Kabupaten Puncak dan Intan Jaya. Antara lain terlibat penembakan yang menewaskan Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua, Putu Dani di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak pada Sabtu, 24 April 2021.

Toni juga terlibat penembakan terhadap petugas Satgas COVID-19 di Kabupaten Intan Jaya pada Jumat, 22 Mei 2020, dan penembakan yang menewaskan warga Intan Jaya, Yunus Sani pada Jumat, 29 Mei 2020. Kemudian, Toni juga terlibat pembakaran di Bandara Bilorai di Kabupaten Intan Jaya, Jumat, 29 Oktober 2021.

Selain itu kata dia, Toni Tabuni terlibat kontak tembak dengan Paskhas di Bandara Aminggaru pada Sabtu, 19 Februari 2022, serta terlibat penembakan terhadap personil Satgas Yonif 408/Sbh Pos Koramil Dambet, Kamis, 3 Maret 2022.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Edu Talk IV YPA-MDR: Go Digital Melalui Media Ajar Interaktif