Bagikan:

Dua Tukang Ojek Jadi Korban Penembakan di Puncak Jaya Papua

Kasus penembakan di Puncak Jaya disayangkan sebab selama beberapa tahun terakhir, Kabupaten Puncak Jaya sudah sangat kondusif. Tak pernah lagi ada peristiwa kekerasan di sana.

NUSANTARA

Rabu, 13 Apr 2022 00:01 WIB

Puncak Jaya

Ilustrasi. Pasukan gabungan TNI Polri menggelar patroli di Puncak Jaya, Kamis (13/8/2020). (Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Puncak Jaya)

KBR, Jayapura - Dua warga sipil yang berpofesi sebagai tukang ojek menjadi korban penembakan di Kampung Lombuk, Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Satu orang tewas dan satu lagi kritis.

Kapolda Papua Mathius D Fakhiri mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi Selasa (12/4/2022) pagi.

Mathius mengatakan, pelaku penembakan diduga kelompok bersenjata di wilayah Puncak Jaya.

Menurutnya, kejadian itu disayangkan sebab selama beberapa tahun terakhir, Kabupaten Puncak Jaya sudah sangat kondusif. Tak pernah lagi ada peristiwa kekerasan di sana.

"Ini sangat kita sayangkan, yang kita anggap bahwa Kabupaten Puncak Jaya ini sudah lebih kondusif kurang lebih hampir dua tahun, itu hari ini masih ada kejadian. Daerah lain jangan sampai terjadi gangguan begitu. Biarlah aktivitas ekonomi itu bisa tumbuh di kabupaten kabupaten yang sudah sangat aman," kata Mathius D Fakhiri, Selasa (12/4/2022).

Baca juga:

Diselidiki

Kapolda Papua Mathius D Fakhiri mengatakan korban tewas bernama Soleno Lolo. Ia terkena tembakan di rusuk sebelah kanan.

Sedangkan korban kritis, bernama Sauku dengan luka di bagian kepala. Ia kini dirawat di RSUD Mulia, di ibu kota Kabupaten Puncak Jaya.

Mathius mengatakan dua orang itu ditembak saat berkendara dalam perjalanan pulang usai mengantar penumpang. Hinggi kini polisi masih menyelidiki pelaku penembakan.

Distrik Tinggi Nambut di Kabupaten Puncak Jaya Papua, selama ini diketahui merupakan wilayah kelompok Organisasi Papua Merdeka pimpinan Goliat Tabuni.

Kepolisian menduga kelompok Goliat Tabuni kerap melakukan penembakan terhadap aparat keamanan dan warga sipil yang dicurigai mata mata aparat keamanan.

Sejak tiga tahun terakhir atau sebelum aksi penembakan kali ini, wilayah Tinggi Nambut dan Puncak Jaya secara umum mulai kondusif. Tak pernah lagi terjadi aksi kelompok bersenjata di sana.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih