Satgas: Bekas Kontraktor Diduga Keluarkan Rp1M untuk Danai KKB Papua

"Bapak Paniel Kogoya ini dulu pernah menjadi seorang kontraktor di daerah Intan Jaya. Sudah melakukan pembelian senjata sebanyak empat pucuk, yaitu dua pucuk M16 dan dua pucuk SS1."

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 21 Apr 2021 22:40 WIB

Author

Arjuna Pademme

Satgas: Bekas Kontraktor Diduga Keluarkan Rp1M untuk Danai KKB Papua

Aparat gabungan dari Satgas Nemangkawi beroperasi di Kabupaten Puncak, Papua. (Foto: ANTARA/Satgas Ops Nemangkawi)

KBR, Jayapura - Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum Nemangkawi menyebut Paniel Kogoya, terduga penyandang dana Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua merupakan bekas kontraktror.

Satgas Nemangkawi merupakan satuan tugas aparat gabungan TNI-Polri yang dibentuk untuk melakukan operasi khusus dengan sasaran kelompok kriminal bersenjata dan kelompok separatis.

Kepala Satgas Humas Ops Nemangkawi, Iqbal Alqudusy mengatakan, Paniel Kogoya ditangkap di Kabupaten Nabire, Papua pada Senin (19/4/2021).

Iqbal mengatakan Paniel Kogoya diduga membeli senjata dan amunisi untuk KKB pimpinan Egianus Kogeya, di Kabupaten Nduga. Ia selama ini masuk daftar pencarian orang atau DPO.

"Bapak Paniel Kogoya ini dulu pernah menjadi seorang kontraktor di daerah Intan Jaya. Sudah melakukan pembelian senjata sebanyak empat pucuk, yaitu dua pucuk M16 dan dua pucuk SS1. Dengan total keseluruhan biaya yang sudah dia keluarkan sebesar Rp1 miliar. Saya pikir beliau ini juga cukup kaya. Diduga memasok sekaligus penyandang dana senjata dan amunisi ke kelompok Egianus Kogeya," kata Iqbal Alqudusy, Rabu (21/4/2021).

Iqbal Alqudusy mengatakan, dugaan keterlibatan Paniel Kogoya sebagai penyandang dana KKB merupakan pengembangan kasus penjualan senjata api ilegal di Nabire.

Menurutnya, beberapa tersangka yang ditangkap beberapa waktu lalu, mengaku pernah menjual senjata api kepada terduga Paniel Kogoya.

Hingga kini Satgas Penegakan Hukum Nemangkawi masih mengembangkan kasus itu, guna menelusuri para pihak yang diduga terlibat sebagai pemasok, penyandang dana pembelian senjata dan amunisi kepada KKB di Papua.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri

Alokasi Bijak THR Masa Pandemi

Atasi Duka Sepeninggal Orang Tersayang

Kontroversi Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam