Anggota Polres Biak Numfor Ditangkap karena Bawa Amunisi Tak Berdokumen

HSW nyaris nyaris lolos ke Intan Jaya membawa puluhan butir amunisi berbagai jenis.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 21 Apr 2021 11:16 WIB

Author

Arjuna Pademme

Anggota Polres Biak Numfor Ditangkap karena Bawa Amunisi Tak Berdokumen

Ilustrasi amunisi. Foto: Pindad.com

KBR, Jayapura- Seorang anggota polisi berinisial HSW ditangkap tim gabungan TNI/Polri karena membawa puluhan amunisi tanpa dokumen resmi, pada 16 April 2021. Kapolda Papua, Mathius Fakhiri mengatakan anggota polisi itu bertugas di Polres Biak Numfor, Papua.

Ia ditangkap petugas di Bandara Nabire, saat hendak berangkat ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Ia menduga, amunisi itu akan dijual kepada kelompok bersenjata di Intan Jaya.

Kini HSW tengah diperiksa penyidik Polres Nabire. Polda Papua bakal menindak tegas jika anggota polisi tersebut terbukti menyalahgunakan amunisi yang dibawa.

"Saya tidak akan pernah membiarkan anggota Polri main main dengan senjata api, dengan amunisi. Mereka enggak mikir risiko dari dia menjual senjata api maupun amunisi kepada yang bukan TNI/Polri, apalagi dengan organisasi yang sedang berjuang di Papua ini. Risikonya kan dia mengorbankan nyawa temannya sendiri. Termasuk masyarakat. Sehingga tentunya saya selaku Kapolda akan mengambil langkah langkah tegas dengan anggota anggota seperti ini," kata Mathius D Fakhiri, Rabu (21/4/2021).

Kapolda Papua Mathius Fakhiri mencurigai kepergian anggota polisi itu ke Intan Jaya dengan membawa puluhan butir amunisi. Pasalnya, HSW saat ini bertugas di Biak.

HSW nyaris nyaris lolos ke Intan Jaya membawa puluhan butir amunisi berbagai jenis. Sebab, pesawat yang ditumpanginya telah lepas landas dari Bandara Nabire.

Namun, petugas keamanan bandara berkomunikasi dengan pilot pesawat, dan meminta pesawat kembali mendarat ke Bandara Nabire. Setelah mendarat, aparat TNI/Polri memeriksa bagasi pesawat dan menemukan puluhan butir amuisi.

Rinciannya, 51 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, satu butir amunisi senjata moser, 16 amunisi butir kaliber 7,62 milimeter untuk AK47, enam butir amunisi revolver 10 milimeter, magasin jenis SS1, serta sebuah sangkur.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Melimpah Limbah Medis

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11