AJI Jayapura Kecam Aksi Teror Terhadap Jurnalis Papua, Victor Mambor

Kerusakan terlihat pada kaca depan mobil dan kaca mobil sebelah kiri yang diduga dipukul dengan benda tajam hingga hancur

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 22 Apr 2021 15:28 WIB

Author

Friska Kalia

AJI Jayapura Kecam Aksi Teror Terhadap Jurnalis Papua, Victor Mambor

Kondisi mobil Victor Mambor yang dirusak orang tak dikenal. (AJI Jayapura)

KBR, Jayapura - Aksi intimidasi dan teror pada jurnalis kembali terjadi di Tanah Papua. Kali ini menimpa Jurnalis yang juga Pemimpin Umum Tabloid Jubi, Victor Mambor. 

Ketua AJI Jayapura Lucky Ireeuw dalam rilis yang diterima KBR mengatakan, mobil milik Victor dirusak orang tak dikenal. Perusakan terjadi pada Kamis (22/4/2021) dini hari sekitar pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIT.

Kerusakan terlihat pada kaca depan mobil dan kaca mobil sebelah kiri yang diduga dipukul dengan benda tajam hingga hancur. Selain itu pintu depan dan belakang sebelah kiri dicoret-coret dengan cat semprot berwarna orange.

Lucky menilai tindakan teror ini jelas bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan mengancam kebebasan pers di Papua dan secara luas di Indonesia.

“Diduga kuat, teror yang dialami Victor terkait pemberitaan Tabloid Jubi yang tidak disukai pihak tertentu. Ini merupakan rentetan dari sejumlah serangan terhadap Victor maupun Tabloid Jubi yang terjadi sebelumnya, yakni serangan melalui digital, doxing, dan penyebaran flayer di media sosial yang kontennya menyudutkan Tabloid Jubi maupun Victor Mambor, mengadu domba, dan tuduhan untuk mengkriminalkan media maupun pribadi Victor,” kata Lucky, Kamis (2/4/2021).

AJI Jayapura mendesak Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri dan jajarannya untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku perusakan.

AJI Jayapura juga meminta semua pihak untuk menghargai kerja-kerja jurnalisme dan menghormati kebebasan pers di Tanah Papua. Apalagi dalam menjalankan tugasnya wartawan dilindungi oleh undang-undang. Pasal 8 UU Pers No. 40 tahun 1999.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kontroversi Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menyekat Pemudik Nekat

Kabar Baru Jam 10