PLN Banyuwangi Jamin Listrik Aman Saat UN Online

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, menjamin tidak akan ada pemadalam listrik selama pelaksanaan ujian nasional online di Banyuwangi.

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 09 Apr 2015 14:06 WIB

Author

HERMAWAN ARIFIANTO

PLN Banyuwangi Jamin Listrik Aman Saat UN Online

ilustrasi (foto: Antara)

KBR, Banyuwangi - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, menjamin tidak akan ada pemadalam listrik selama pelaksanaan ujian nasional online di Banyuwangi.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Banyuwangi Suhud mengatakan, pihaknya teleh melayangkan surat pemberitahukan kepada PLN tentang pelaksanan ujian nasional di Banyuwangi.

Kata suhud, dinas pendidikan meminta, PLN tidak melakukan pemadaman listrik selama pelaksanaan ujian nasional. 

Selain tidak ada pemadaman listrik, PT Telekom Indonesia (Telkom) Wilayah Banyuwangi juga memastikan jaringan internet tidak akan ngadat. Untuk memastikan jaringan internet berjalan lancar kata Suhud, PT Telkom juga akan menerjunkan teknisinya ke sekolah yang menggelar ujian nasional online.

“Untuk yang melaksanakan ujian CBT ini sudah pemberitahuan yang pertama kepada PLN bahwasanya mulai tanggal 13 sampai 20 sudah meminta kepada PLN dan dijawab sudah ada jaminan. Kemudian untuk Telkom kita juga memberikan surat ke sana bahwasanya untuk mendukung kepada program CBT insya allah tidak ada gangguan,” kata Suhud, Kamis (9/4/2015).

Suhud menambahkan, di Banyuwangi ada 700 lebih siswa di dua sekolahan yang akan mengikuti ujian nasional secara online. Sekolah yang menggelar ujian nasional online itu adalah, SMKN 1 Banyuwangi dan SMK 6 Muhammdiyah Rogojampi. 

Sedangkan sekolah-sekolah lainya masih melaksanakan ujian nasional seacara manual. Sementara itu, untuk jumlah peserta ujian nasional untuk tingkat SMA sederajad tahun ini di Banyuwangi mencapai 16 ribu lebih. 

Editor: Antonius Eko  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN