Gubernur NTB Pastikan Warganya di Yaman Aman

Kata gubernur Zainul Majdi , seluruh warga NTB tinggal di daerah yang tidak terkena dampak peperangan, yakni di Tarif Hadaratul Maut

BERITA | NUSANTARA

Senin, 06 Apr 2015 13:36 WIB

Author

TURMUZI

Gubernur NTB Pastikan Warganya di Yaman Aman

Gubernur NTB Zainul Madji (foto: Turmuzi)

KBR. Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi memastikan  semua warganya yang tinggal dan sedang belajar di negara Yaman dalam keadaan aman, meski di sana tengah berlangsung perang. 

Kata gubernur, seluruh warga NTB tinggal di daerah yang tidak terkena dampak peperangan, yakni di Tarif Hadaratul Maut. Keterangan tersebut disampaikan Majdi usai menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemprov NTB di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, Senin (6/42015)

“Kebetulan memang tempatnya belajar, tidak menjadi lokasi pertempuran, sehingga memang relatif aman, Tarif Hadaratul Maut dan beberapa tempat. Namun kan pemerintah pusat sudah menyiapkan sarana evakuasi, ya kita harapkan warga kita yang memang ingin pulang, itu segera mendaftarkan dirinya di KBRI, supaya segera bisa dievakuasi,” kata Madji. 

Dia mengaku masih terus berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yaman untuk tetap memantau situasi terkini dan memastikan semua WNI maupun warga NTB di negara tersebut dalam kondisi baik. 

Lebih lanjut Majdi mengatakan, warga NTB yang tinggal di Yaman, berdasarkan data sebanyak 100 orang lebih, terdiri dari kelompok pelajar mahasiswa dan santri yang sedang belajar di sejumlah ma’had yang terdapat di Kota Taarif Hadaratul Maut

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10