Salah sasaran, Kadiknas Jakarta Segera Evaluasi program KJP

Dinas Pendidikan DKI Jakarta segera mengevaluasi penggunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Hal ini dilakukan setelah Lembaga anti korupsi ICW melaporkan hampir 80 ribu siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) salah sasaran.

NUSANTARA

Selasa, 01 Apr 2014 08:24 WIB

Author

Wiwik Ermawati

Salah sasaran, Kadiknas Jakarta Segera Evaluasi program KJP

KJP, pendidikan, ICW

KBR68H, Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta segera mengevaluasi penggunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Hal ini dilakukan setelah Lembaga anti korupsi ICW melaporkan hampir 80 ribu siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) salah sasaran. 


Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun mengatakan evaluasi ini dilakukan guna mencari kelemahan program kartu pintar bagi siswa kurang mampu tersebut.


“Saya kira kan ini dievaluasi, tiap saat juga evaluasi. Kita renungkan sebagai sebuah kebijakan tentu ada evaluasi rutin. Kan sekarang tahun anggaran baru sekarang kita cari titik kelemahannya dan kita akan membuat perbaikan. Tapi yang dilakukan teman-teman ICW ini menurut saya ini sesuatu hal yang faktual yang akan kita jadikan masukan untuk lebih berbenah diri,” kata Lasro dalam Program Sarapan Pagi KBR68H. 


Lasro Marbun juga mengimbau kepada kepala sekolah dan jajarannya untuk dapat mengawasi penerimaan Kartu Jakarta Pintar tersebut. 


Sebelumnya ICW menyebut KJP salah sasaran. Selain salah sasaran, (baca: 79 Ribu Kartu Jakarta Pintar Salah Sasaran) ICW juga menilai pola pendataan penerima KJP yang dilakukan Dinas Pendidikan Jakarta masih buruk. Peneliti ICW Siti Juliantari mengatakan dari sekitar 650 ribu penerima KJP yang tercatat, 32 persennya di antaranya tidak bisa dikonfirmasi keberadaannya.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru jam 10

Kabar Baru jam 8

Kabar Baru Jam 7