Libur Panjang, Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Ketapang Meningkat 15 persen

Lonjakan penumpang di pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, meningkat 15 persen. Kepala Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Ketapang Banyuwangi, Waspada Heruanto mengatakan, antrean penumpang terjadi sejak hari Kamis malam.

NUSANTARA

Jumat, 18 Apr 2014 12:23 WIB

Author

Hermawan

Libur Panjang, Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Ketapang Meningkat 15 persen

ketapang, libur

KBR68H, Banyuwangi - Lonjakan penumpang di pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, meningkat 15 persen. Kepala Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang Banyuwangi, Waspada Heruanto mengatakan, antrean penumpang terjadi sejak hari Kamis malam. 


Kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Bali rata-rata didominasi kendaraan roda empat pribadi dan bus pariwisata. Mereka datang dari sejumlah kota seperti Surabaya, Jakarta dan Bandung untuk berlibur ke Pulau Dewata Bali.


“Untuk kendaraan itu sepeda motor 5 persen. Roda empat campuran itu sekitar 7 persen.Kendaraan pribadi dan bus pariwisata,” ujar Waspada Heruanto kepada KBR68H (18/4).


Waspada Heruanto menambahkan, pihaknya mengoperasikan 27 armada kapal pada liburan Paskah kali ini, 17 kapal di antaranya dioperasikan di dermaga MB Ponton dan sisanya di dermaga LCM Ketapang. 


Berdasarkan pantauan KBR68H di lapangan antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali memadati setiap kantong parkir di dalam pelabuhan. Mereka menunggu giliran masuk ke dalam kapal. Namun antrean itu tidak sampai meluber ke jalan raya. 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 10