FUI Desak Pemerintah Larang Ajaran Syiah

Kelompok yang mengatasnamakan Forum Ulama Umat Islam Indonesia menggelar Deklarasi Anti-Syiah hari ini.

NUSANTARA

Minggu, 20 Apr 2014 20:16 WIB

Author

Arie Nugraha

FUI Desak Pemerintah Larang Ajaran Syiah

syiah, fui, bandung, ahmad heryawan

KBR68H, Bandung - Kelompok yang mengatasnamakan Forum Ulama Umat Islam Indonesia menggelar Deklarasi Anti-Syiah hari ini. Pada acara yang dihelat di Bandung itu tidak dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Dalam gelar deklarasi itu mereka mendesak pemerintah melarang penyebaran ajaran Syiah di Indonesia, termasuk mencabut izin seluruh organisasi, yayasan dan lembaga yang memayungi jemaah Syiah. Ketua Pengurus Harian Aliansi Nasional Anti Syiah, Athian Ali M. Dai mengkalim ajaran Syiah meresahkan.

"Ya bagaimana bisa dibayangkan tidak, tiba-tiba kitab suci mereka dianggap tidak suci. Nabi mereka dihujat. Para sahabatnya dikafirkan. Bagaimana keresahannya seperti apa. Kita mencoba membendung keresahan mereka untuk tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan," ujarnya di Masjid Al Fajr, Jalan Cijagra, Bandung (20/4).

Menurut Athian  deklarasi anti-Syiah ini tidak melanggar hak asasi manusia.

Sebelumnya Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) mengaku belum menerima balasan surat penolakan kegiatan deklarasi anti-Syiah. Padahal surat itu sudah dikirimkan hari Kamis lalu kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Ketua Pengurus Pusat IJABI Syamsuddin Baharuddin mengatakan, pihaknya tidak kuasa menghentikan acara tersebut. Namun IJABI meminta Ahmad Heryawan tidak menghadiri deklarasi tersebut.


Editor:Taufik Wijaya

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Terkait Aksi Bom Bunuh Diri di Markas Polisi

Kabar Baru Jam 15

Pemprov Jatim Minta Masyarakat Waspadai Dugaan Penipuan Seleksi CPNS

Kabar Baru Jam 14

Khawatir Jadi Target Demonstrasi Pro-Demokrasi, Mahasiswa China Melarikan Diri Keluar Hong Kong