DKI Gandeng Perancis untuk Percantik Halte Bus Ibukota

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meremajakan halte-halte bus di Ibukota. Maka itu Jakarta bekerjasama dengan perusahaan asing.

NUSANTARA

Selasa, 08 Apr 2014 13:29 WIB

Author

Novaeny Wulandari

DKI Gandeng Perancis untuk Percantik Halte Bus Ibukota

transjakarta, bus, jokowi

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meremajakan halte-halte bus di Ibukota. Maka itu Jakarta bekerjasama dengan perusahaan asing.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan pihaknya akan bekerjasama dengan perusahaan asal Perancis dan perusahaan iklan untuk membangun sarana umum tersebut. Ia mengiginkan halte-halte yang ada di Jakarta bersih seperti di luar negeri.

"Kita mau siapkan TOR-nya kita mau Beauty Contest-kan, dia minta 20 tahun. Itu kan keinginan dia dia mintanya 20 tahun. Nanti kita buat TORnya 10 tahun saja. Bukan di gedung, di halte-halte, nanti kan smeua bus tingkat akan berhenti di halte-halte nih, nah haltenya harus bagus. Busway kau kasih Transjakarta beda lagi iklannya, duit lgi itu beda. Ini hanya yang sisi-sisi kiri saja. Seperti di luar negeri itu lah, bagus ada iklannya, bersih," ujar Ahok di Balaikota, Senin (8/4).

Ahok memperkirakan ada sekitar 1.000 halte yang akan dipercantik. Selain itu, pelibatan perusahaan iklan dalam proyek ini supaya nantinya tidak ada lagi vandalisme.

Untuk itu Pemprov juga akan segera memanggil Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKKP).

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Sejumlah Kendala Vaksinasi Lansia

Kabar Baru Jam 8

Perkara Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika

Kabar Baru Jam 10