Ahok Cium Bau "Busuk" KJP di Dinas Pendidikan dan Sekolah

KBR68H, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan ada pihak-pihak yang bermain dalam penerapan Kartu Jakarta Pintar.

NUSANTARA

Selasa, 01 Apr 2014 14:16 WIB

Author

Novaeny Wulandari

Ahok Cium Bau

KJP, dinas, pendidikan, ahok

KBR68H, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan ada pihak-pihak yang bermain dalam penerapan Kartu Jakarta Pintar.

Dia menduga ada permainan antara orang Dinas Pendidikan dengan pihak sekolah. Untuk itu Ahok meminta supaya Dinas Pendidikan DKI bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK dan LSM antikorupsi ICW untuk mengawasi program tersebut.

"Laporan ke Bank Dunia juga sudah keluar. Itu yang SMA kurang KJP nya jadinya kita naikkan, nilainya kurang dari setengah. Lalu bagi yang tidak mampu dia suruh bayar setengah-setengah mau nombok dari mana. Jadi 40% dari usia 16-17 tahun itu tidak bisa sekolah, untuk kelas SMA/ SMK itu. Kita juga lagi coba, tes tidak pake IG lagi tetapi berapa listrik yang ia bayar di rumah, ujar Ahok di Balaikota (01/04).

Sebelumnya, ICW menyatakan menemukan adanya pungli program Kartu Jakarta Pintar sebesar Rp 50.000. Selain itu, 19 % persen KJP tidak tepat sasaran dan penerima KJP masih rendah. Menurut ICW ada beberapa partai politik yang turut bermain dalam program tersebut.

Editor: M Irham

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18