Tentara Pembebasan Papua Barat Ajak Demo, Besok

Tokoh Agama sekaligus Tokoh Masyarakat suku Amungme di Timika, Papua Izak Onawame meminta masyarakat tenang dan tidak panik ketika peringatan 50 Tahun Papua bergabung dengan NKRI.

NUSANTARA

Selasa, 30 Apr 2013 13:37 WIB

Author

Spedy Paereng

Tentara Pembebasan Papua Barat Ajak Demo, Besok

papua, TPN PB, 1 Mei, Izak Onawame

KBR68H, Timika – Tokoh Agama sekaligus Tokoh Masyarakat suku Amungme di Timika, Papua Izak Onawame meminta masyarakat tenang dan tidak panik ketika peringatan 50 Tahun Papua bergabung dengan NKRI.

Isak menceritakan beberapa hari lalu, dirinya mendapat surat seruan dari Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TPN PB) untuk melakukan aksi pada 1 Mei besok, yang merupakan tahun Yubelium atau 50 Tahun Papua bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam surat tersebut, TPN PB meminta TNI/Polri tidak mengerahkan kekuatan militer untuk membubarkan kegiatan tersebut.

“Saya beberapa hari lalu mendapat surat dari TPN PB, dalam surat tersebut intinya adalah menyerukan agar masyarakat Papua melakukan aksi dalam pada 1 Mei besok,” jelasnya.

Isak menuturkan, dalam surat tersebut, TPN PB juga meminta Pemerintah Indonesia membuka diri untuk berunding dengan masyarakat Papua yang diwakili oleh lima juru ruding dengan melibatkan pihak ketiga.

Menanggapi surat tersebut, Isak Onawame mengatakan, masyarakat tidak perlu panik atau ketakutan, tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya, karena apa yang diperjuangkan TPN PB merupakan tuntutannya kepada negara atau pemerintah, bukan untuk menakut-nakuti masyarakat sipil.

“Saya juga minta kepada pihak TNI/Polri untuk bisa menahan diri karena begitupun sebaliknya masyarakat yang melakukan aksi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang justru akan membuat keamanan menjadi terganggu,” ujar Isak.

1 Mei diperingati sebagai tanggal bergabungnya Papua dalam Negera Kesatuan Republik Indonesia. 1 Mei 2013 besok merupakan peringatan tahun Yubelium atau 50 tahun Hari Integrasi Papua ke Indonesia. Di sejumlah daerah di Papua bakal melakukan aksi untuk peringatan tersebut. Diduga kuat peringatan tersebut akan dilakukan dengan mengibarkan bendera Bintang Kejora.  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10