TBC Meningkat, RSUD di Banda Aceh Kekurangan Dokter Spesialis Paru

Rumah Sakit Umum Daerah Meuraksa kota Banda Aceh belum memilki dokter spesialis paru yang definitif untuk menangani penyakit TBC yang terus meningkat di kota Banda Aceh.

NUSANTARA

Kamis, 25 Apr 2013 17:53 WIB

Author

Radio Antero FM

TBC Meningkat, RSUD di Banda Aceh Kekurangan Dokter Spesialis Paru

TBC, dokter spesialis, banda aceh

KBR68H, Banda Aceh- Rumah Sakit Umum Daerah Meuraksa kota Banda Aceh belum memilki dokter spesialis paru yang definitif untuk menangani penyakit TBC yang terus meningkat di kota Banda Aceh.

Direktur BLUD Rumah Sakit Meuraksa Banda Aceh Ridwan, menyatakan untuk memenuhi dokter spesialis paru pihaknya melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh yang merupakan rumah sakit provinsi Aceh. Selain spesialis paru, beberapa spesialis lainnya juga belum dimiliki rumah sakit Meuraksa.

“Kita butuh spesialis paru untuk tangani TCB namun sampai saat ini kita tidak punya spesialis paru sehingga kita jalin kerjasama dengan Rumah Sakit Zainal Abidin dan Fakultas Kedokteran,”lanjutnya.

Ridwan menambahkan sebagai rumah sakit tipe B, rumah sakit Meuraksa wajib memiliki minimal 3 orang spesialis untuk setiap bagiannya. Diakuinya untuk empat besar penyakit saat ini rumah sakit Meuraksa sudah memiliki spesialis meskipun masih sangat kurang.

"Beberapa kebutuhan seperti spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, spesialis kandungan dan spesialis anak, kita sudah punya meskipun masih kurang juga", lanjutnya lagi.

Diakuinya saat ini sejumlah dokter spesialis sedangkan menyelesaikan pendidikan dan akan selesai dalam 1-3 tahun kedepan.

Sementara itu sebelumnya Wakil ketua DPRK Banda Aceh Razali mengatakan hasil laporan dari relawan TBC Aceh, diduga sebanyak 112 orang warga kota Banda Aceh tertular  penyakit TBC, dan 21 orang diantaranya dinyatakan positif. Razali meminta kota Banda Aceh untuk memperhatikan secara serius penderita TBC yang sudah positif, terutama fasilitas berobat dan ruangan khusus di rumah sakit umum Meraksa.

Sumber: Radio Antero FM



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17