Sudah Mandiri, Bulog Sultra Tak Tergantung Lagi kepada Bulog Sulsel

KBR68H, Kendari - Bulog Sultra masih memiliki stok beras sebanyak 24.000 ton atau bisa bertahan selama 9 bulan ke depan.

NUSANTARA

Jumat, 05 Apr 2013 10:05 WIB

Author

Radio Swara Alam Kendari

Sudah Mandiri, Bulog Sultra Tak Tergantung Lagi kepada Bulog Sulsel

bulog, sulawesi tenggara, mandiri

KBR68H, Kendari - Bulog Sultra masih memiliki stok beras sebanyak 24.000 ton atau bisa bertahan selama 9 bulan ke depan. Tahun ini, Bulog Sultra ditargetkan menyalurkan beras keluar daerah itu sebanyak 6.000 ton.

Bulog Sultra sudah bisa mandiri untuk menyuplai kebutuhannya sendiri,  dan tidak tergantung lagi dari Bulog Sulawesi Selatan.

Kepala Bulog Divre Sultra Imran R Abdullah menjelaskan, kesuksesan mereka menyerap beras petani hingga 36.000 ton tahun lalu membuat mereka menjadi mandiri.

Untuk tahun  ini, Bulog Sultra menargetkan akan menyerap beras petani sekitar 30.000 ton atau naik dari target tahun 2012 sebanyak 24.000 ton.

Ia menjelaskan hingga triwulan pertama Bulog Sultra masih memiliki stok sekitar 24.000 ton yang tersebar di sejumlah gudang. Ia memperkirakan jumlah ini terus bertambah, karena triwulan pertama ini , mereka sudah menyerap beras petani sekitar 2.277 ton.

Tinngginya daya serap bulog sultra sehingga tahun 2013 ini Bulog Sultra ditargetkan akan menyalurkan beras keluar Sultra sebanyak 6000 ton. Bulan ini, Bulog Sultra akan mendistribusikan sekitar 2.000 ton beras ke Ternate untuk mencukupi kebutuhan beras di daerah itu.

Sumber: Radio Swara Alam Kendari

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Arab Saudi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Polemik TNI 'cawe-cawe' Copoti Baliho Rizieq Shihab

Kabar Baru Jam 8

Wagub DKI Ingatkan Sanksi Bagi Penolak Tes Covid-19 di Petamburan