PMI: Tujuh Meninggal Akibat Busung Lapar di Tambrauw Papua

Palang Merah Indonesia (PMI) Papua Barat mencatat tujuh orang meninggal akibat busung lapar di Tambrauw, Sorong.

NUSANTARA

Jumat, 05 Apr 2013 07:50 WIB

Author

Quinawaty Pasaribu

PMI: Tujuh Meninggal Akibat Busung Lapar di Tambrauw Papua

pmi, papua, kelaparan

KBR68H, Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) Papua Barat mencatat tujuh orang meninggal akibat busung lapar di Tambrauw, Sorong. Mereka meninggal secara beruntun dalam waktu yang berdekatan. Sementara itu, 35 jiwa lainnya mengungsi ke kampung lain.

Ketua PMI Papua Barat, La Abidin mengatakan, lembaganya  telah menyiapkan bantuan berupa perlengkapan mandi, masak, makan, tidur dan obat-obatan. Namun, mereka  kesulitan membawa semua bantuan tersebut. Sebab butuh  dua hari untuk sampai ke kampung yang terkena busung lapar tersebut.

 “Jadi kan disitu ada dua kampung, yang paling ujung kampung yang kena musibah, tujuh korban, meninggalnya itu berturut-turut sehingga mereka ketakutan. Mereka mengira ini kutukan sehingga mereka mengungsi. Mereka keluar dari kampung itu. Jadi mereka gabung dengan kampung yang lain,” ucap Ketua PMI Papua Barat, La Abidin saat dihubungi KBR68H.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Papua Barat mengklaim kematian warga di Distrik Kwor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat hanya berjumlah 4 orang.

Gubernur Papua Barat, Abraham Octovianus Atururi mengaku telah mengirimkan tim medis dan obat-obatan dari wilayah Tagana ke lokasi kejadian di Distrik Kwor. Sementara itu, ratusan warga dari tiga kampung di Distrik Kwoor, Tambrauw, Papua mengungsi ke kampung terdekat. Menurut gubernur, wilayah yang terpencil menjadi sebab minimnya layanan kesehatan di daerah tersebut.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun