Penderita TBC di Kalbar Tinggi

Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar), mencatat 4.629 orang terkena tuberculosis (TB) di Kalbar. Dari jumlah tersebut, 1,3 persen tidak terselamatkan.

NUSANTARA

Rabu, 10 Apr 2013 13:12 WIB

Author

Radio Volare FM

Penderita TBC di Kalbar Tinggi

TBC, Kalbar

KBR68H, Pontianak- Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar), mencatat 4.629 orang terkena tuberculosis (TB) di Kalbar. Dari jumlah tersebut, 1,3 persen tidak terselamatkan. Menurut Kepala Program TB Kalbar di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Herlantoro, tahun 2012 lalu, kasus TB di Kalbar cenderung sangat tinggi.

Menurutya, banyak hal yang menjadi penyebab terjangkit penyakit tuberculosi, salah satunya Mikobakterium Tuberkulosa. Sebuah bakteri yang dapat menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan.

Pihaknya pun menyiapkan 235 puskesmas yang akan melayani pengobatan TB. Sebanyak 14 rumah sakit telah memiliki sistem Directly Observed Treatment Short-course atau pengawasan langsung pengobatan jangka pendek.

Dalam peringatan hari TB Sedunia di Kalbar, para peserta gerak jalan membentangkan spanduk sadar kesehatan yang bertuliskan “Masalah TB Masalah Kita Semua”  di kawasan Ahmad Yani Pontianak.

Peringatan Hari TB Sedunia di Kalbar terbilang lambat. Sebenarnya hari TB Sedunia jatuh pada  24 Maret lalu. Meski demikian, antusias warga mulai dari pegawai Dinas Kesehatan dan warga Pontianak sangat semangat merayakan Hari TB Sedunia.

Sesuai data Kementerian Kesehatan, tahun 2011, terdapat 8,7 juta kasus TB dengan 1,4 juta kematian. Saat ini, Indonesia menempati peringkat kelima untuk penyakit TB di dunia setelah India, Cina, dan Afrika Selatan, dan Nigeria. Diperkirakan jumlah pasien TB Indonesia mencapai 10 persen dari seluruh pasien TB dunia.  


Sumber: Radio Volare FM



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17