Marak Perampokan, Polisi Rembang Siap Kawal Pedagang Emas

Pemilik toko dan penjual emas di Kabupaten Rembang dihimbau lebih waspada, menyusul kasus penodongan penjual emas di Blora oleh kawanan perampok yang menggondol 4 kilogram emas senilai Rp 800 juta.

NUSANTARA

Senin, 08 Apr 2013 17:29 WIB

Author

Radio R2B Rembang

Marak Perampokan, Polisi Rembang Siap Kawal Pedagang Emas

perampokan, emas

 KBR68H, Rembang– Pemilik toko dan penjual emas di Kabupaten Rembang dihimbau lebih waspada, menyusul kasus penodongan penjual emas di Blora oleh kawanan perampok yang menggondol 4 kilogram emas senilai Rp 800 juta. Polisi mengimbangi dengan giat patroli jalan kaki maupun patroli berpindah-pindah menggunakan kendaraan oleh unit khusus.

Kepala Satuan Sabara Polres Rembang, I Gusti Putu Adi Wirawan menjelaskan di kawasan dalam kota Rembang tercatat ada 14 unit toko emas. Tapi total toko dan penjual se kabupaten Rembang, jumlahnya mencapai 37-an  karena sebagian memilih membuka dagangan di pasar tradisional.

Patroli polisi dilakukan dalam upaya mengurangi angka kriminalitas. Lantaran pelaku perampok kerap mengincar situasi sepi dan kelengahan petugas. Ia menghimbau bagi pemilik toko maupun penjual emas untuk meminta bantuan pengawalan aparat, terutama ketika pulang ke rumah. Belakangan ini modus mencegat korban di tengah jalan kembali muncul, tidak melulu langsung menyergap ke dalam toko.

I Gusti Putu Adi Wirawan menambahkan pasca perampokan penjual emas di Blora, Polres Rembang juga ikut terlibat dalam penghadangan, karena 4 orang pelaku diduga kuat melarikan diri ke arah wilayah kabupaten Rembang, dengan mengendarai sepeda motor. Selain mengerahkan Unit Patroli, petugas Polsek Bulu dan Sulang siaga penuh di pinggir jalan, untuk menangkap pelaku, sesuai ciri ciri yang disampaikan dari jajaran Polres Blora. Namun sampai Senin pagi (08 April 2013), upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kemungkinan pelaku langsung berpencar dan mencari jalur alternatif, menghindari kejaran aparat.

Sebelumnya, perampok mencegat Junaedi, pemilik toko emas Wijaya Pasar Blora, di tengah jalan saat akan pulang ke rumah, hari Minggu. Tas berisi emas 4 kilo gram dibawa kabur pelaku. Korban takut melawan, karena ditodong senjata api. Meski sempat mengejar, namun keburu kehilangan jejak pelarian pelaku.

Sumber: Radio R2B Rembang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun