Hingga April, Polda Kalbar Selidiki 23 Kasus Penambangan Emas Tak Berijin

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat menjaring 23 kasus Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) hingga April ini

NUSANTARA

Senin, 08 Apr 2013 21:38 WIB

Author

Jayanti Mandasari

Hingga April, Polda Kalbar Selidiki 23 Kasus Penambangan Emas Tak Berijin

tampang, emas, kalimantan

KBR68H,Pontianak - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat  menjaring 23 kasus Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) hingga April  ini. Juru bicara Polda Kalimantan Barat, Mukson Munandar mengatakan, puluhan kasus itu merupakan hasil penertiban Polda dari Maret hingga  April di 5 kabupaten penambangan emas.  Diantaranya, di Kabupaten Sintang, Melawi, Sekadau, Landak dan Bengkayang. Kata dia, Polda Kalbar telah menetapkan 55 tersangka dan menyita sejumlah pelaratan tambang liar ini.

“Atau ada 23 LP yang diproses dengan melibatkan 55 orang tersangka dan barang bukti meliputi mesin dompeng, alat-alat untuk mendulang emas dan sebagainya. Jadi Polres yang menangani antara lain direktorat reserse khusus sebanyak 7 kasus, Polres Sekadau ada 7 kasus, Polres Landak ada 3 kasus, Polres Bengkayang ada 3 kasus, dan Polres Melawi ada 3 kasus. Nanti selesai operasi ini akan ada operasi rutin yang ditingkatkan, sambil melaksanakan sosialisasi lagi. Serta, himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan penambangan emas tanpa ijin. Karena, akan merusak lingkungan dan ekosistem yang ada,”jelasnya.

Juru bicara Polda Kalimantan Barat, Mukson Munandar menambahkan, puluhan tersangka itu akan diancam 10 tahun penjara dan denda maksimal sebesar Rp 10 miliar. Kata dia, itu sesuai dengan Pasal 158 Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun