Bagikan:

Gas Beracun Kawah Timbang Berkurang

NUSANTARA

Selasa, 02 Apr 2013 14:18 WIB

Author

Nur Azizah

Gas Beracun Kawah Timbang Berkurang

gas beracun, kawah timbang, dieng

KBR68H, Jakarta - Asap kawah timbang di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah mulai membumbung tinggi. Kepala Pos Pengamatan Gunung Dieng, Tunut Pujiharjo mengatakan kondisi tersebut menandakan tidak ada lagi gas beracun yang menyertai asap dari kawah tersebut.

Meski begitu, kata Tunut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan batas larangan kegiatan warga hingga satu kilometer dari kawah timbang.

"Jadi untuk gas beracun sendiri di luar 1000 meter itu umumnya sudah relatif mengecil, ya. Hanya H2S itu ada di beberapa titik, itu masih ada. Namun untuk CO2-nya di luar radius 1000 meter itu sudah nol, artinya sudah jarang terdeteksi. Artinya sekalipun ada kecil, yang artinya kemudian untuk larangan itu masih tetap diberlakukan 1000 meter," kata Tunut kepada KBR68H.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Dieng, Tunut Pujiharjo menambahkan kandungan gas beracun H2S yang terdapat di pemukiman warga tidak melebihi ambang batas yang berlaku. Sehingga, kata Tunut, asap yang menyebar di pemukiman tak lagi membahayakan warga.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Cek Fakta: Benarkah China akan Ambil Alih Kalimantan?

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17