Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan di Trenggalek Mangkrak 3 Tahun

Pengadaan buku perpustakaan bernilaian miliaran rupiah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek mangkrak selama tiga tahun.

NUSANTARA

Senin, 08 Apr 2013 18:25 WIB

Author

Adhar Mutaqin

Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan di Trenggalek Mangkrak 3 Tahun

perpustakaan, trenggalek

KBR68H, Trenggalek - Pengadaan buku perpustakaan bernilaian miliaran rupiah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek mangkrak selama tiga tahun. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Trenggalek, Ahmadi mengatakan,tersendatnya pengadaan buku tersebut akibat belum adanya petunjuk teknis (juknis) yang jelas dari pemerintah pusat. Menurutnya, hingga kini anggaran tersebut masih tersimpan dalam rekening APBD Trenggalek sebagai sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa).

"Itu kan karena juknisnya masih belum bisa tegas, sehingga peluang untuk terpeleset kan sangat besar. Kita kemarin mendengarkan (mempelajari) dari kabupaten lain yang sudah pernah melaksanakan, kelemahan dimana, kemudahakannya dimana, itulah yang kemudian kita adopsi dan adaptasi dengan harapan jangan sampai terjdi seperti mereka," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Trenggalek, Ahmadi.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Ahmadi menambahkan, pelaksanaan pengadaan buku yang masuk dalam paket peningkatan mutu, sarana dan prasarana pendidikan dasar serta paket pengadaan sarpras peningkatan mutu SD & SMP ditergetkan akan terlaksana tahun ini. Menurutnyadia buku-buku tersebut untuk melengkapi koleksi di perpustakaan SD yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.




Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)