5000-an Warga Hadiri Pesta Rakyat HUT Integrasi Papua ke NKRI, Besok

Sekitar 5000 warga Sorong dan sekitarnya direncanakan akan menghadiri pesta rakyat HUT 50 tahun Papua masuk ke NKRI yang akan dilaksanakan besok di Lapangan Bola Hocky Kota Sorong, Papua Barat.

NUSANTARA

Selasa, 30 Apr 2013 14:59 WIB

Author

Katharina Lita

5000-an Warga Hadiri Pesta Rakyat HUT Integrasi Papua ke NKRI, Besok

1 mei, integrasi Papua ke NKRI

KBR68H, Sorong- Sekitar 5000 warga Sorong dan sekitarnya direncanakan akan menghadiri pesta rakyat HUT 50 tahun Papua masuk ke NKRI yang akan dilaksanakan besok di Lapangan Bola Hocky Kota Sorong, Papua Barat.

Kapolresta Sorong Kota, Gatot Aris Purbaya mengatakan rangkaian kegiatan besok akan dimulai dengan upacara bendera dan juga akan ada parade peserta upacara yang terdiri dari TNI/Polri, pemuda, siswa sekolah dan organisasi masyarakat lainnya. Masyarakat setempat dan undangan akan disuguhi dengan atraksi terjun payung dan pendaratan Marinir serta diakhiri dengan pesta rakyat dan makan bersama.

“Artinya 50 tahun selama ini kan waktu yang cukup lumayan. Namun demikian tetap hasil-hasilnya kan sepertinya kan lamban. Nah ini harus kita percepat. Masyarakat harus mampu meyakinkan kepada investor, kepada orang yang datang bahwa daerah kami aman dan bisa. Kalau ada keamanan disitu, kemudian suhu politiknya juga tidak meluap-luap, meletup-letup, saya pikir pembangunannya akan berjalan,” jelas Gatot Aris Purbaya yang besok akan menjadi komandan upacara di HUT 50 tahun integrasi Papua. 
     
Sementara HUT 50 integrasi Papua ke NKRI di Kota Jayapura, Papua akan dimeriahkan oleh parade keliling Kota Jayapura dengan tema pengenalan pahlawan nasional asal Papua. Kepolisian setempat mengklaim akan ada ratusan masyarakat dan pemerintah yang akan memeriahkan parade tersebut. Untuk diketahui pahlawan nasional yang berasal dari Papua diantaranya Frans Kaisepo, J.A. Dimara, Silas Papare dan Marthen Indey.  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10