Bagikan:

Polda NTB Ancam Turunkan Paksa Drone Ilegal Saat MotoGP

Pada H-1 gelaran MotoGP atau Kamis (17 Maret 2022) tidak diperbolehkan lagi ada drone-drone liar yang diterbangkan di sekitar sirkuit.

NUSANTARA

Rabu, 16 Mar 2022 20:16 WIB

Drone Ilegal Saat MotoGP

Sejumlah pembalap memacu motornya dalam race 1 WorldSBK seri Indonesia 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (21/11/2021). (Foto: ANTARA)

KBR, Mataram - Salah satu yang menjadi perhatian serius jajaran Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) selama gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok adalah "penerbangan" drone oleh masyarakat di sekitar lokasi balapan. Terkait hal itu, Polda NTB memperingatkan semua pihak, bahwa pada H-1 gelaran MotoGP atau Kamis (17 Maret 2022) tidak diperbolehkan lagi ada drone-drone liar yang diterbangkan di sekitar sirkuit.

Juru bicara Polda NTB Artanto mengatakan, hanya drone resmi atau milik penyelenggara balap MotoGP yang boleh diterbangkan di atas Sirkuit Mandalika pada H-1 dan selama gelaran berlangsung.

Namun demikian, drone milik penyelenggara pun kemungkinan tidak ada yang akan diterbangkan lantaran ada pesawat helikopter milik Dorna di sekitar sirkuit yang melakukan aktivitas peliputan selama event berlangsung.

"Ini menjadi tren masyarakat umum, banyak yang mencoba menaikkan drone di lokasi pada saat event. Pada H-1 diharapkan tidak ada drone yang naik, kecuali drone yang sudah diberikan izin. Drone itu pun tidak akan naik karena ada helikopter Dorna yang akan terbang untuk meliput. Kalau ada heli yang terbang, tidak ada drone yang naik," kata Juru bicara Polda NTB Artanto, Rabu (16/3/2022) di Lombok.

Ia juga mengatakan, jika ada drone yang nekat diterbangkan oleh masyarakat, maka Kepolisian akan melakukan penurunan paksa melalui alat drone jammer. Lalu nantinya, drone akan diserahkan kembali ke pemiliknya. Tapi jika masih juga tidak mengindahkan peringatan Kepolisian, maka dipastikan drone-drone tadi akan diturunkan paksa di lokasi yang lain.

Baca juga:

- Terima Pembalap MotoGP Mandalika, Begini Harapan Presiden Jokowi

- Jokowi: Sirkuit Mandalika Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi NTB

Polda NTB sangat mengantisipasi "penerbangan" drone liar karena dianggap mengganggu jalannya balap MotoGP. Pada saat tes pramusim Februari lalu, Polda NTB sempat menurunkan paksa puluhan drone liar karena dianggap membahayakan keselamatan pembalap saat menjalani tes pramusim.

Editor: Fadli Gaper

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Pengungsi dan Persoalan Regulasi di Indonesia