covid-19

Sekolah di Jombang Awal April Mulai Pembelajaran Tatap Muka

"Belajar tatap muka insyaallah tanggal 6 April akan betul-betul terealisasi. Saya cek kesiapannya."

NUSANTARA | RAGAM

Rabu, 24 Mar 2021 16:44 WIB

Sekolah di Jombang  Awal April Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Kadisdikbud Jombang Agus Purnomo pantau kesiapan sekolah tatap muka PTM di SMP Negeri 1 Tembelang. (KBR/Muji Lestari).

KBR, Jombang-   Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Jawa Timur memastikan seluruh sekolah, baik SD maupun SMP siap menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Rencananya PTM akan dilaksanakan pada awal bulan depan, tepatnya 6 April 2021.

Hanya saja, PTM itu akan dilaksanakan dengan sistem sif atau bergantian. Yakni dua kali sif. Siswa dalam satu kelas itu akan dibagi menjadi dua, sebagian masuk di jam atau sif pertama (pagi) kemudian sebagian lagi akan masuk di jam kedua atau sif siang.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Agus Purnomo, usai meninjau kesiapan PTM di dua sekolah, yakni SMP Negeri 1 Tembelang dan SMP Negeri 2 Ploso, Rabu (24/3/2021).

"Belajar tatap muka insyaallah tanggal 6 April akan betul-betul terealisasi. Saya cek kesiapannya. Walaupun toh dari sisi kesiapan sudah dicek oleh masing-masing pengawas di sekolah. Ini tadi sudah saya pastikan  dua sekolah yang saya cek sudah sangat siap," ujarnya.

Selain sarana prasarana, ada 17 instrumen yang wajib dipenuhi setiap sekolah untuk membuka sekolah tatap muka itu. Termasuk pembelajaran kurikulum dan sif.

"Sarpras mulai dari wastafel dan termogun (prokes), dan tidak kalah pentingnya dengan sif, ini ada dua kali, mulai pagi jam 07.00-10.00 WIB  dan siang mulai 10.50 - 02.00 WIB," imbuhnya.

Menurut Agus, sistem pergeseran atau sif ini harus betul-betul disiapkan secara matang di kelas. Setiap siswa akan menempati satu bangku lengkap dengan nomor peserta/siswa. Jaraknya, setiap bangku sekitar 1,5 meter.

"Jadi satu bangku ya ditempati siswa itu saja, pagi ada kursinya sendiri siang ada sendiri, bangku dipecah jadi dua dan dikasih tulisan sif pagi dan sif siang lengkap dengan nomor siswanya," tandasnya.

Agus Purnomo belum bisa memastikan sampai kapan sistem sif  ini akan dijalankan. Sebab, saat ini situasi pandemi covid-19 masih terus terjadi. Hanya saja dia mengimbau kepada semua orang tua dan wali murid agar meluangkan waktu mengantar jemput anak-anaknya. Hal ini untuk menghindari potensi penyebaran virus corona.

"Kita lihat perkembangan karena masih masa pandemi covid-19 dan kami imbau agar para wali murid betul-betul mengawasi anak-anaknya kalau perlu diantar jemput," pungkasnya.

Editor: Rony Sitanggang

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Semai Toleransi ala Anak Muda Bandung