Puluhan Hiu Mati Mendadak di Karimunjawa

"Ada lima kolam, dua kolam itu aja yang mati."

NUSANTARA

Rabu, 20 Mar 2019 12:06 WIB

Author

Aninda Putri

Puluhan  Hiu Mati Mendadak di Karimunjawa

Puluhan hiu di penangkaran milik Cun MIng di Karimunjawa, jateng mati mendadak, Selasa (190319). (Foto: Dok)

KBR, Semarang-  Hampir seratus hiu mati mendadak  di Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah.  Matinya ikan hiu yang terjadi pada pangkaran ikan hiu milik Cun Ming, diduga  karena diracun.

Pemilik kolam penangkaran ikan hiu, Cun Ming mengatakan menemukan ikan-ikan hiu yang mati didasar kolam setelah mendapatkan kabar dari penjaga kolam miliknya yang ada di Pulau Menjangan. Ikan yang mati  ada sekitar 110 ekor dengan rincian 97 ekor ikan hiu serta sisanya adalah ikan tryger dan ikan kambing lebar.

"Ada lima kolam, dua kolam itu aja yang mati. Lainnya gak mati. Sisanya anak hiu saya taruh di kolam belakang. Itu dikasih racun apa saya gak tahu," ungkap Cun Ming saat dihubungi oleh KBR di Semarang, Selasa Malam (1903/2019). 

Cun Ming mengatakan kematian mendadak itu  telah ia laporkan ke Polda Jawa Tengah agar mendapat penanganan lewat jalur hukum.

Sementara itu Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, Agus Prabowo menampik jumlah  ikan hiu yang mati di Pulau Menjangan. 

"Peninjauan ke lapangan kami ketemu dengan petugas yang menjaga karamba di Menjangan Besar. Setelah kami tanyakan sebetulnya  berapa ikan hiu yang di sana ada sekitar 45. Jadi saya sudah cek sendiri ada 45 bukan 110," Jelas Agus Prabowo.

Agus melanjutkan   kematian ikan hiu  sedang diselidiki lebih dalam dengan mengambil sample potongan daging dan dua botol air kolam. Air diambil lantaran  ada dugaan   kematian  mendadak karena air kolam yang tercemar berubah warna menjadi kuning.

"Air kolam memang berubah warna jadi kuning di tempat ikan mendadak mati massal," ujar Agus.

Agus menegaskan ikan hiu sebenarnya bukan jenis ikan budidaya lantaran tidak memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Dirinya juga tidak membenarkan adanya penangkaran atau budidaya ikan hiu di wilayah konservasi. Dan ikan hiu milik Cun Ming yang ditangkar merupakan jenis ikan hiu karang hitam dan Karang putih.

"Sebenarnya ikan hiu tidak dibenarkan untuk ditangkar apalagi ada di daerah konservasi," pungkas Agus. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun