Petani Jombang Keluhkan Rendahnya Harga Gabah

Harga gabah kini hanya berkisar Rp 2500 - 3000 per kilogramnya. Sedangkan, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terendah dipatok sebesar Rp 3.700.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 18 Mar 2016 13:21 WIB

Author

Muji Lestari

Petani Jombang Keluhkan Rendahnya Harga Gabah

Petani di Jombang, Jawa Timur mulai memanen padi. Foto: Muji Lestari

KBR, Jombang - Memasuki musim panen, petani padi di Jombang, Jawa Timur mengeluhkan  anjloknya harga gabah ditingkat petani. Harga gabah kini hanya berkisar Rp 2500 - 3000 per kilogramnya. Sedangkan, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terendah dipatok sebesar Rp 3.700.

Salah satu petani di Desa Dapur Kejambon, Fatikin mengaku terpaksa tidak menjual gabah ke Bulog. "Ini jualnya ke tengkulak dulu," kata Fatikin, Jumat (18/03/16).

Selain harga anjlok, hasil panen padi musim ini juga tidak bisa maksimal akibat cuaca buruk. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir membuat bulir padi rontok sehingga hasilnya menurun drastis dari semestinya. "“Saat ini turun semua. Kalau hasilnya ya seperti ini padinya banyak yang roboh," ujarnya. Sehingga ia berharap ada penaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) padi.  

Dia menjelaskan, lahan seluas satu hektar umumnya bisa menghasilkan sekitar 8-9 ton gabah kering sawah. Tetapi pada musim ini petani hanya mampu memanen sekitar 5-6 ton.

Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17