Pabrik Sepatu Tutup, 6000 Buruh di Jombang Bakal Menganggur

PHK besar-besaran itu merupakan dampak dari turunnya permintaan produk sepatu dari luar negeri.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 29 Mar 2016 13:58 WIB

Author

Muji Lestari

Pabrik Sepatu Tutup, 6000 Buruh di Jombang Bakal Menganggur

Ilustrasi. Suasana di dalam pabrik. Foto: Antara

KBR, Jombang– Sekitar 6000 lebih buruh di Jombang, Jawa Timur diperkirakan bakal menganggur. Hal itu menyusul rencana hengkangnya PT. Volma dari Jombang. Berdasarkan catatan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat, perusahaan yang memproduksi sepatu kelas ekspor itu sudah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 1500 buruhnya. April mendatang manajemen perusahaan dikabarkan bakal menutup total pabriknya dan mem-PHK sekitar 2000 buruh yang masih tersisa.


Kepala Dinsosnakertrans, Heru Widjajanto, mengatakan, PHK besar-besaran itu merupakan dampak dari turunnya permintaan produk sepatu dari luar negeri. Penurunan permintaan mencapai 50 persen diduga akibat akrisis ekonomi global. Selain itu, perusahaan mengaku nilai Minimum Kabupaten (UMK) Jombang relatif tinggi.


"UMK kita naik yang relatif tinggi 11,5 persen, sehingga memang ini menjadi beban yang tidak bisa dihindari oleh pengusaha karena memang bagaimanapun juga yang namanya gaji adalah harus dibayar secara rutin setiap bulan. Jombang hari ini UMKnya Rp. 1.924.000, kemarin Rp. 1.725.000. makanya ini berat bagi karena biasanya satu tahun kami bisa angkat sekitar 8000 – 10.000 orang sementara lulusan SMA saja paling tidak sekarang 1500 orang, jadi 8000 ini ditambah dengan pengangguran baru 6000 otomatis beban berat bagi Pemerintah Daerah”, kata Heru, Selasa (29/03/16).


Hal yang sama juga terjadi pada PT. Sejahtera Usaha Bersama (SUB) yang sebelumnya juga telah memberhentikan sekitar 1500 an karyawannya. Informasi yang berkembang dilapangan, pabrik yang bergerak di sektor kayu olahan itu juga berencana mencabut investasinya dari Jombang.


Kepala Dinsosnakertrans, Heru Widjajanto, mengaku pihaknya sudah berupaya meminimalisir terjadinya PHK dengan melakukan pendekatan persuasif terhadap beberapa manajemen perusahaan besar yang berinvestasi di Jombang. 


Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tambahan Anggaran COVID-19 untuk Pemulihan Ekonomi