Jembatan Putus, Pasokan Sembako di Rembang Terganggu

Warga terpaksa membuat jembatan darurat, namun hanya bisa dilalui sepeda motor. Akibatnya pengangkutan hasil pertanian dan pengiriman kebutuhan pokok menjadi terganggu.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 01 Mar 2016 09:13 WIB

Author

Musyafa

Jembatan Putus, Pasokan Sembako di Rembang Terganggu

Kondisi jembatan penghubung antara Kecamatan Gunem dan Pamotan di Kabupaten Rembang Jawa Tengah yang terputus, Selasa (1/3/2016). (Foto: Musyafa/KBR)

KBR, Rembang - Gara gara tergerus luapan air sungai, jembatan penghubung antarkecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah terputus. Jembatan itu terletak di Desa Trembes, Kecamatan Gunem.

Warga terpaksa membuat jembatan darurat, namun hanya bisa dilalui sepeda motor. Akibatnya pengangkutan hasil pertanian dan pengiriman kebutuhan pokok menjadi terganggu.

Abdul Haris, seorang warga mengatakan kebutuhan pokok terpaksa 'dilansir' alias dipindahkan dari kendaraan satu ke kendaraan lain di ujung jembatan dengan tenaga manusa. Ia enggan memanfaatkan jalur lain, karena terlalu jauh.

"Ini mustinya diperbaiki pak, minimal ada jembatan darurat. Kalau pakai jalur lain agak susah. Kanan kirinya jurang. Padahal ini jalur strategis menuju ke pasar. Kalau tiap hari harus melansir atau memindahkan seperti ini, ya nggak cocok hitungannya," kata Haris, Selasa (1/3/2016).

Salah seorang perangkat Desa Trembes, Tri Purwanto berharap Pemerintah Kabupaten Rembang membuat jembatan darurat yang lebih baik, sehingga bisa dilewati mobil. Jika tidak ada perbaikan, ia khawatir kegiatan ekonomi masyarakat terpukul.

"Tetap harus ada jembatan darurat. Jelas tidak bisa dilewati kalau nggak ada jembatan daruratnya. Ini kan termasuk jalur utama, satu-satunya. Desa-desa di seluruh perbukitan, semua lewat sini semua," kata Tri Purwanto kepada KBR.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang sudah mengecek lokasi kejadian.

BPBD Rembang masih mengkaji kemungkinan membuat jembatan darurat yang lebih baik. Mengenai permintaan warga agar jembatan utama yang runtuh diperbaiki, pemerintah daerah Rembang sudah menyiapkan anggaran, namun saat ini baru tahap perencanaan lelang. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10