Pasca Nyepi, ASDP Ketapang Siapkan 32 Kapal

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menyiapkan 32 kapal untuk melayani penyeberangan pasca Hari Raya Nyepi, Minggu mendatang (22/3).

BERITA | NUSANTARA | NUSANTARA

Jumat, 20 Mar 2015 13:08 WIB

Author

Hermawan

Pasca Nyepi, ASDP Ketapang Siapkan 32 Kapal

Ilustrasi (foto: Antara)

KBR, Banyuwangi - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menyiapkan 32 kapal untuk melayani penyeberangan pasca Hari Raya Nyepi, Minggu mendatang (22/3).

Manager Operasional PT ASDP Ketapang Banyuwangi Saharudin Kotto mengatakan, puluhan kapal tersebut disediakan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pasca ditutupnya pelabuhan selama 24 jam. Selain untuk mengurai kepadatan penumpang, penambahan kapal juga untuk mempercepat waktu bongkar muat kapal.

Sedangkan untuk menampung kendaraan yang tidak bisa menyebrang ke Pulau Bali pada saat Hari Raya Nyepi, PT ASDP Ketapang telah menyiapkan beberapa titik kantong parkir di sekitar pelabuhan. Kantong parkir itu kata Saharudin, bisa menampung hingga ratusan unit kendaraan roda empat.

“Kita sudah antisipasi itu akan terjadi penumpukan di Pelabuhan Ketapang, kita berkordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan, Kepolisian dan dengan instasi terkait itu di terminal Tanjungwangi, depan PJKA, terus di Pelindo dan secara otomatis tanah milik ASDP di Bulusan. Kapal yang ada sekarang ada 44 kapal yang siap operasi, pada saat angkutan nyepi nanti 32 kapal yang operasi,” kata Saharudin Kotto.

Sebelumnya diberitakan, Jalur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali, akan ditutup sementara pada Jumat Malam (20/3), menjelang perayaan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali.

Penutupan tersebut dilakukan untuk menghormati umat Hindu di Pulau Bali yang merayakan Hari Raya Nyepi. Sehingga aktivitas penyeberangan harus ditutup sementara selama sehari.Pelabuhan Ketapang akan dibuka kembali pada 22 Maret 2015 pukul 05.30 WIB. 

Editor: Antonius Eko  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 10