Bagikan:

NU Bondowoso Awasi Propaganda ISIS

Nahdatul Ulama (NU) Bondowoso, Jawa Timur khawatir dengan maraknya pemberitaan seputar Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga bergabung dengan gerakan radikal ISIS

NUSANTARA | BERITA

Jumat, 20 Mar 2015 10:44 WIB

NU Bondowoso Awasi Propaganda ISIS

KBR, Bondowoso – Nahdatul Ulama (NU) Bondowoso, Jawa Timur khawatir dengan maraknya pemberitaan seputar Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga bergabung dengan gerakan radikal ISIS

Rois Syuriah NU Bondowoso,  Asyar’i Pasha mengatakan tidak menutup kemungkinan gerakan radikal ISIS bisa masuk ke Bondowoso dan menjaring remaja yang rentan terpengaruh. Dikatakan Asyar’i, saat ini peran serta Pemerintah sangatlah diperlukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang jelas tentang ISIS.

“Tidak menutup kemungkinan ISIS bisa masuk ke Bondowoso. Yang penting sekarang pemerintah tegas manakala ada yang keluar dari tatanan hukum di Indonesia. Propaganda seperti itu bisa saja mempengaruhi pemuda-pemuda di Bondowoso,” kata Asyar’i Pasha saat ditemui KBR, Jumat (20/3).

Menurutnya, NU Bondowoso sendiri memberikan perhatian khusus terhadap maraknya kasus perekrutan oleh ISIS ini dengan melakukan pertemuan rutin dengan pemuda Anshor dan masyarakat umum. Pertemuan ini bertujuan untuk memantau dan memperoleh informasi seputar perkembangan ISIS.

“Kami setiap Jumat rutin ada pertemuan dengan kader NU dan Anshor serta masyarakat umum. Kami berikan pengetahuan tentang propaganda semacam ini, agar mereka tidak mudah terpengaruh,” ujarnya.

Selain itu, NU juga sudah menginstruksikan kepada seluruh pesantren yang ada di Bondowoso untuk lebih waspada pada gerakan radikal serupa.

Sebelumnya, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni juga telah menginstruksikan dinas terkait untuk memperketat pengawasan kepada agen perjalanan keluar negeri baik agen perjalanan wisata, umroh ataupun agen penyalur TKI. Hal ini dimaksudkan agar pemberangkatan TKI dan perjalanan keluar negeri lainnya tidak dijadikan modus oleh pihak tertentu.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Pemerintah Mengatasi KLB Polio

Most Popular / Trending