WHO: 7 Juta Orang Tewas Setiap Tahun Akibat Polusi Udara

KBR68H, Jakarta

NUSANTARA

Rabu, 26 Mar 2014 11:43 WIB

Author

Luviana

WHO: 7 Juta Orang Tewas Setiap Tahun Akibat Polusi Udara

who, tewas, polusi

KBR68H, Jakarta –  Organisasi Kesehatan Dunia, WHO mengeluarkan sebuah laporan terbaru yang menyebutkan bahwa 7 juta orang di dunia tewas akibat polusi udara sepanjang tahun 2012. Temuan organisasi ini didasarkan data satelit, pengamatan daratan, model pergerakan udara dan data emisi polusi.

Data tersebut sekaligus menemukan kaitan antara polusi udara dengan sakit jantung, masalah pernafasan, dan kanker.

Dari jumlah tersebut, hampir 6 juta kematian terjadi di Asia Tenggara dan kawasan Pasifik Barat.

WHO juga menyebutkan bahwa 3 juta lebih orang tewas akibat polusi di dalam ruangan,  dan lebih dari 2 juta orang tewas akibat polusi di luar ruangan.

Kondisi ini terutama terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dimana perempuan miskin dan anak-anak terpapar polusi udara di dalam ruangan karena menghabiskan banyak waktu menghisap asap dan jelaga dari kompor batubara dan kayu api.

Direktur kesehatan masyarakat, lingkungan dan faktor sosial WHO Dr Maria Neira mengatakan bahwa resiko polusi udara sekarang lebih besar dibandingkan perkiraan atau pemahaman sebelumnya, terutama dalam kaitannya dengan gangguan jantung dan stroke.

“Berbagai bukti ini mengisyaratkan perlunya tindakan bersama untuk membersihkan udara yang kita hirup.”

WHO menyatakan langkah pengurangan polusi udara dapat menyelamatkan jutaan orang.


(Sumber: BBC)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 10