Pengungsi Syiah Sampang Tuntut Janji SBY

Pengungsi Syiah di Sampang, Jawa Timur, akan tetap pulang ke kampung halamannya tanpa memedulikan himbauan pemerintah.

NUSANTARA

Rabu, 19 Mar 2014 21:00 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

Pengungsi Syiah Sampang Tuntut Janji SBY

Pengungsi Syiah, Sampang, Janji SBY

KBR68H, Jakarta - Pengungsi Syiah di Sampang, Jawa Timur, akan tetap pulang ke kampung halamannya tanpa memedulikan himbauan pemerintah.

Sekretaris Jenderal Ahlul Bait Indonesia, Ahmad Hidayat mengatakan, langkah itu akan ditempuh apabila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak memenuhi janji untuk mengembalikan permasalahan pengungsi setelah selesai Pemilu Legislatif.

Ahmad menambahkan, solusi adat tengah disiapkan untuk pengembalian sekitar 200 pengungsi dari Rusun Sidoarjo.

"Setelah kami melihat bahwa upaya-upaya rekonsiliasi, upaya-upaya Islah ini menguat, dan sesungguhnya sangat menguat, cuma kami menghormati pemerintah. Kira-kira tidak ingin mendahului pemerintah. Kita memberi ruang dan kesempatan pada pemerintah. Tapi, kalau janji keempat ini gagal dan kalau kami yakin proses Islah menguat dengan sebaik-baiknya, maka Insya Allah, kami akan menempuh jalan ini," ujar Sekretaris Jenderal Ahlul Bait Indonesia Ahmad Hidayat di Jakarta, Rabu (19/03).

Ahmad Hidayat menambahkan, tokoh masyarakat setempat pada awal Februari lalu sepakat untuk menempuh jalan adat untuk memulangkan para pengungsi Syiah. Yakni para pengungsi disyaratkan mempelajari Sunni di Pondok Pesantren Assiddiqiyyah setempat tanpa paksaan sebelum kembali.

Pada akhir tahun 2011, ratusan orang menyerang dan membakar pemukiman Syiah di Sampang, Jawa Timur. Akibatnya, ratusan warga Syiah terpaksa mengungsi. Namun, pemerintah tidak kunjung mengizinkan mereka pulang.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM di Periode Kedua

Kanker Payudara dan Tubuh Perempuan

Kabar Baru Jam 15