Pemkot Mataram Ikut Program Earth Hour

Mulai tahun ini Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat ikut serta dalam program dunia pemadaman listrik selama 1 jam atau (Earth Hour). Pemerintah Kota Mataram akan memadamkan lampu selama satu jam pada 29 Maret mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WITA

NUSANTARA

Kamis, 27 Mar 2014 08:37 WIB

Author

Zainudin Syafari

Pemkot Mataram Ikut Program Earth Hour

earth hour

KBR68H, Mataram - Mulai tahun ini Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat ikut serta dalam program dunia pemadaman listrik selama 1 jam atau (Earth Hour).  Pemerintah Kota Mataram akan memadamkan lampu selama satu jam pada 29 Maret mulai  pukul 20.30 hingga 21.30 WITA. 


Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Mataram Muhammad Saleh mengatakan, program memadamkan lampu selama satu jam ini merupakan langkah yang dilakukan untuk menghemat listrik. Pemerintah kota Mataram secara resmi memberikan imbauan kepada warga untuk ikut program tersebut.


“Bentuk kegiatannya nanti kita akan beracara di sini di seputaran ini mulai dari perempatan gubernuran sampai perempatan Bank NTB itu. Ada simbolisasi pemadaman lampu selama satu jam mulai dari pukul 20.30 sampai dengan pukul 21.30 WITA secara sukarela” kata M. Saleh kepada KBR68H di kantornya Rabu (26/3).


Muhammad Saleh menyarankan agar dalam satu rumah hanya ada satu atau dua lampu yang digunakan. Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Mataram pentingnya menghemat energi listrik. Kelompok Earth Hour akan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk menghitung berapa banyak penghematan listrik pada malam itu.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8