Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta Diduga Capai Rp 53 Miliar

Dewan Transportasi Kota Jakarta memperkirakan kerugian akibat penggelembungan pengadaan bus Transjakarta asal Cina mencapai Rp53 miliar.

NUSANTARA

Rabu, 12 Mar 2014 20:49 WIB

Author

Bambang Hari

Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta Diduga Capai Rp 53 Miliar

Bus Transjakarta, Rp 53 Miliar

KBR68H, Jakarta - Dewan Transportasi Kota Jakarta memperkirakan kerugian akibat penggelembungan pengadaan bus Transjakarta asal Cina mencapai Rp53 miliar.

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolangan mengatakan, dugaan ini merupakan hasil penelusuran data lelang yang dilakukan lembaganya. Kata dia, besaran penggelembungan dana bus per unitnya antara Rp100 juta hingga Rp200 juta. Padahal menurutnya, jenis busnya sama.

"Pemprov ini kan seharusnya beli tiga bus. Bus gandeng, bus single, dan bus sedang. Harusnya kan hanya ada tiga tender. Karena hanya ada tiga jenis barang. Nah tapi oleh tim lelang Dinas Perhubungan itu dipecah menjadi lima tender. Tapi harganya beda-beda. Jadi ada lima harga. Padahal barangnya sama," ujarnya ketika dihubungi KBR68H melalui sambungan telepon.

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolangan menambahkan, hasil laporan itu sudah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, dia juga menemukan  keterlibatan dinas perhubungan, swasta, dan sejumlah perusahaan yang menjadi pihak ketiga terkait pengadaan bus tersebut. Sebelumnya, Tigor yang juga Koordinator Forum Warga Jakarta (Fakta) telah melaporkan bus berkarat dan rusak Transjakarta serta Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) ke KPK. Namun hingga kini KPK belum menaikkan kasus ini ke penyidikan.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Zero Waste, Ubah Salak Jadi Aneka Rupa

Zero Waste, Ubah Salak Jadi Aneka Rupa

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18